Suaraindo.id – Kasus dugaan penipuan berkedok arisan yang dikenal dengan sebutan Arisan Get di Kabupaten Sekadau tengah menjadi sorotan publik. Dengan total kerugian yang fantastis, diperkirakan mencapai Rp 3-4 miliar, Polres Sekadau kini mendalami kasus ini setelah menerima laporan dari sejumlah korban. Hingga Selasa (21/1/2025), sebanyak 15 orang korban telah resmi melapor.
Kasat Reskrim Polres Sekadau, IPTU Kuswiyanto, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan awal, ada 6-7 orang yang diduga sebagai terlapor. Jumlah ini bisa bertambah seiring banyaknya korban yang melapor.
“Semua pelapor dan terlapor berasal dari wilayah Kabupaten Sekadau. Hingga kini belum ada laporan yang datang dari luar kabupaten. Dari data awal, total kerugian yang dihitung mencapai Rp 3-4 miliar, yang merupakan jumlah modal yang disetorkan oleh korban,” ungkap IPTU Kuswiyanto.
Belum Ada Tersangka, Polisi Imbau Korban untuk Melapor
Meski sudah menerima laporan dan mengidentifikasi terlapor, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Penyidikan masih berlangsung untuk mengumpulkan bukti dan keterangan tambahan dari para korban.
“Kami mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban untuk segera melapor. Dengan begitu, kami bisa menginventarisasi jumlah korban serta menghitung kerugian secara lebih akurat,” kata IPTU Kuswiyanto.
Pihak Polres Sekadau menyatakan siap menerima laporan lebih lanjut dari masyarakat yang terdampak. Langkah ini diharapkan dapat membantu mempercepat penyelesaian kasus serta memastikan para korban mendapatkan keadilan.
Peringatan untuk Berhati-hati dengan Investasi
Kasat Reskrim juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap investasi yang menawarkan keuntungan besar tanpa dasar hukum yang jelas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan bahwa instrumen investasi yang dipilih adalah legal dan terdaftar. Jangan mudah tergiur dengan tawaran keuntungan yang tidak masuk akal, karena ini sering menjadi modus penipuan,” tegasnya.
Upaya Kepolisian dan Harapan Korban
Kasus Arisan Get ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya literasi keuangan dan kehati-hatian dalam memilih investasi. Para korban berharap kasus ini segera diusut tuntas dan para pelaku dimintai pertanggungjawaban.
Polres Sekadau berkomitmen untuk terus mendalami kasus ini dan mengupayakan keadilan bagi para korban.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













