Suaraindo.id – Pemerintah Provinsi dan DPRD Kalimantan Barat menegaskan komitmen bersama untuk memfokuskan anggaran tahun 2026 pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Penegasan ini disampaikan saat Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalbar terkait penyampaian Pendapat Akhir Fraksi, penetapan Keputusan DPRD, dan penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama terhadap APBD 2026, Kamis (27/11/2025) di Balairungsari.
APBD 2026 merupakan hasil gotong royong Pemprov dan DPRD yang disusun melalui rangkaian mekanisme resmi, termasuk pembahasan KUA–PPAS sesuai amanat Permendagri Nomor 14 Tahun 2025. Gubernur Ria Norsan memberikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran, atas masukan, koreksi, dan penguatan substansi APBD sehingga menjadi dokumen yang lebih fokus, terintegrasi, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dalam APBD 2026, Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp5,97 triliun, Belanja Daerah ditetapkan Rp6,22 triliun, serta Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp300 miliar yang bersumber dari estimasi SILPA 2025. Meski terdapat penurunan proyeksi alokasi transfer dari DJPK Kemenkeu sekitar Rp522 miliar dibanding rencana awal, Pemprov memastikan APBD tetap mampu mendorong keberlanjutan pembangunan daerah.
“Persetujuan APBD ini merupakan wujud kepedulian dan kerja keras bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai peraturan. Tujuannya satu, yaitu mencapai visi dan misi pembangunan dalam RKPD 2026,” ujar Gubernur.
Ia juga menegaskan agar TAPD serta seluruh Kepala SKPD segera menindaklanjuti pelaksanaan program dan kegiatan sesuai DPA. Pengawasan internal juga diminta diperkuat agar seluruh target dan sasaran APBD tercapai secara efektif dan efisien.
Di akhir sambutan, Gubernur menekankan bahwa sinergi Eksekutif dan Legislatif merupakan fondasi penting percepatan pembangunan. “Hubungan kerja sama dan kemitraan antara Eksekutif dan Legislatif harus terus diperkuat guna mempercepat tercapainya tujuan bersama, yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Barat,” pungkasnya.













