Suaraindo.id – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan serta memperkuat sarana dan prasarana kesehatan di seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah terpencil. Komitmen ini disampaikan Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal saat memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Kamis (20/11/2025).
Dalam sambutannya, Syamsul Rizal menekankan bahwa peringatan HKN bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum penting untuk memperkuat transformasi kesehatan di Bengkayang.
“Dedikasi dan pengabdian tenaga kesehatan adalah ujung tombak keberhasilan pembangunan kesehatan di daerah kita,” ujarnya, memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang dinilai sebagai pilar utama pembangunan kesehatan di Bengkayang.
Wakil bupati menyebut bahwa tantangan kesehatan di masa mendatang akan semakin beragam dan kompleks. Karena itu, sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, serta masyarakat menjadi sangat krusial dalam mewujudkan layanan kesehatan yang berkualitas dan merata.
Tema HKN ke-61, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, menurutnya sejalan dengan visi RPJMD Bengkayang yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berakhlak.
Syamsul Rizal menegaskan bahwa Pemkab Bengkayang terus melakukan pembenahan layanan kesehatan melalui berbagai upaya, seperti:
Penguatan fasilitas kesehatan di tingkat kabupaten hingga desa
Pemerataan tenaga kesehatan ke wilayah terpencil
Implementasi layanan kesehatan digital
Percepatan penanganan stunting
Penguatan ketahanan kesehatan daerah
Ia menambahkan bahwa penguatan sarana dan prasarana kesehatan merupakan aspek penting dalam mendukung layanan kesehatan yang cepat dan tepat.
Dalam momentum HKN tahun ini, Pemkab Bengkayang juga menyerahkan dua unit ambulans baru untuk Puskesmas Siding dan Puskesmas Suti Semarang, dua puskesmas yang berada paling jauh dari pusat kabupaten.
“Ambulans ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kegawatdaruratan, terutama di wilayah dengan akses geografis menantang,” ujarnya.
Wakil bupati juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan. Ia menekankan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), keterlibatan dalam pencegahan stunting, pemanfaatan layanan digital, serta memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi kesehatan daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Bengkayang, Rosalina Nungkat, menyambut baik pengadaan ambulans baru tersebut. Ia menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan layanan kesehatan dasar dapat dijangkau secara merata.
“Kami terus memperkuat sarana transportasi medis agar masyarakat di wilayah terpencil mendapatkan pelayanan cepat dan tepat,” katanya.
Rosalina juga mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih, mencegah stunting, serta memanfaatkan inovasi layanan digital di sektor kesehatan.
“Melalui momentum ini, kita semakin termotivasi mempercepat transformasi kesehatan menuju Bengkayang yang sehat, maju, dan sejahtera,” ujarnya.
Peringatan HKN ke-61 ini menjadi penegas semangat Pemkab Bengkayang dalam mewujudkan sistem kesehatan yang tangguh dan inklusif bagi seluruh masyarakat
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













