Suaraindo.id – UMKM Batu Bara tak bisa jalan sendiri. Bupati H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si memimpin Rapat Kerja Dekranasda Kabupaten Batu Bara di Aula A Kantor Bupati, Kamis, 12/3/2026. Tujuannya tegas: memperkuat peran Dekranasda sebagai motor penggerak UMKM.
Raker dihadiri Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP, Plh. Sekda, Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda, Kadis Koperasi dan UKM, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Koperasi dan UKM, Kadis Nakerperindag, Plt. Kadis Perikanan dan Peternakan, Plt. Kadisporabudpar, Kadis PMPTSP, Kadis Kominfo, Kepala Bapenda, Plt. Kepala Bappelitbangda, dan Kepala BKAD.
Yang bikin raker ini beda: meja rapat diisi korporasi besar. Hadir perwakilan PT Inalum, Pelindo, BPJS, Multimas, Domba Mas, PT PP Lonsum, PT Socfindo, PT Kuala Gunung, dan PT Bakrie Sumut 1 Kisaran. Dari perbankan, hadir BI Pematangsiantar, Bank Sumut Lima Puluh, BRI Lima Puluh, BNI Kuala Tanjung, dan BSI Batu Bara.
Bupati Baharuddin menegaskan, Dekranasda punya peran strategis sebagai fasilitator perajin dan pelaku UMKM. “Dekranasda harus menjembatani kebutuhan pelaku usaha. Mulai pembinaan, pengembangan produk, sampai akses permodalan,” ujarnya.
Bupati menekankan kolaborasi Pemkab dengan perusahaan di Batu Bara tak bisa ditawar. Perusahaan diminta aktif buka akses pasar, CSR, hingga pendampingan. Perbankan didorong permudah pembiayaan UMKM.
Dekranasda Batu Bara ditantang naik kelas. Bukan sekadar pameran, tapi ekosistem. Perajin dibina, produk dikurasi, modal difasilitasi, pasar diperluas. Jika korporasi dan bank satu meja dengan UMKM, jalan naik kelas itu terbuka lebar.
Raker selesai, kerja nyata dimulai. PR berikutnya: pastikan komitmen di ruang rapat turun jadi program yang dirasakan perajin di kampung.













