Bantu Pemulihan Bireuen, Bupati Taufik Terima Piagam Mendagri: Ini Untuk Warga Asahan

  • Bagikan
Mendagri menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Asahan

Suaraindo.id – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027 di Aula Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, Rabu, 22/4/2026.

 

Dalam forum tersebut, Bupati Asahan menerima piagam penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian atas kontribusi aktif Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah memberikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk penanggulangan dan pemulihan pascabencana alam tahun 2026.

 

Musrenbang dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri Mendagri, Anggota DPR RI, Gubernur Sumatera Utara M Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur, Forkopimda Sumut, para kepala daerah se-Sumut, OPD Provinsi, Sekda Asahan, serta sejumlah OPD Kabupaten Asahan.

 

Usai menerima penghargaan, Bupati Taufik menegaskan bahwa bantuan untuk Bireuen merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Asahan dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong.

 

“Penghargaan ini bukan hanya untuk Pemerintah Kabupaten Asahan, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Asahan yang telah menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat dan mempercepat pemulihan di Kabupaten Bireuen,” ucap Taufik.

 

Ia berharap forum Musrenbang mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. “Semua pihak harus dapat bersinergi, antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder dalam menyusun kebijakan pembangunan ke depan. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kita optimis Musrenbang ini dapat menghasilkan program yang maksimal serta mewujudkan Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan,” tegasnya.

 

Gubernur Sumatera Utara M Bobby Afif Nasution dalam pidatonya memaparkan fokus pembangunan daerah tahun 2027 diarahkan pada enam basis utama. Keenamnya yakni akselerasi pertumbuhan berkualitas, peningkatan produktivitas, peningkatan investasi, pengembangan industri berbasis potensi daerah, penguatan daya saing daerah, serta pemulihan pascabencana.

 

Bobby menjelaskan tahun 2027 merupakan fase ekspansi dari program pembangunan yang telah dimulai sejak 2025, dengan harapan memberikan dampak berkelanjutan hingga 2029.

 

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menilai indikator pembangunan Sumatera Utara menunjukkan tren positif, meski pemerataan masih perlu ditingkatkan. Ia menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut yang berada di atas rata-rata nasional.

 

“IPM menunjukkan kualitas masyarakat dari sisi pendidikan, kesehatan dan aspek lainnya. IPM Sumatera Utara saat ini mencapai 76,47, lebih tinggi dibandingkan IPM nasional sebesar 75,90. Artinya kualitas sumber daya manusia Sumut relatif lebih baik dibandingkan nasional,” kata Tito.

 

Musrenbang dibuka dengan lagu Indonesia Raya, doa, atraksi lompat batu, tarian kolosal, dan pemutaran video pencapaian Provinsi Sumatera Utara. Usai pidato Gubernur, Mendagri menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Asahan dilanjutkan pidato Mendagri dan ditutup pemukulan gondang.

Penulis: Rendi braga
  • Bagikan