Suaraindo.id – Wakil Bupati Asahan Rianto, SH., M.A.P secara resmi membuka Seminar EduDay 2026 di Ballroom Antariksa Hotel Kisaran, Kamis, 2/4/2026, pukul 10.00 WIB.
Mengusung tema _“Empowering Future Thinkers: AI and Coding into Deep Classroom – Deep Learning in Action: Rethinking Assessment, Engagement, and Curriculum”_, seminar ini menekankan pentingnya integrasi kecerdasan buatan (AI) dan pemrograman (coding) dalam pembelajaran mendalam di kelas.
Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, jajaran pemangku kepentingan pendidikan, serta ratusan peserta yang terdiri dari kepala sekolah TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Asahan beserta guru. Seminar ini menjadi wadah strategis memperkuat kompetensi tenaga pendidik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Asahan.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Asahan menyampaikan pelaksanaan Seminar EduDay 2026 berlandaskan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.
Kegiatan bertujuan meningkatkan wawasan dan kompetensi kepala sekolah serta tenaga pendidik, menjadi sarana berbagi inovasi dan praktik baik, memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, dan mendorong peningkatan kualitas pengelolaan pendidikan di Kabupaten Asahan.
Perwakilan Penerbit Erlangga dalam sambutannya menegaskan dunia mengalami perubahan cepat, khususnya perkembangan teknologi. “Pembelajaran tidak lagi cukup berfokus pada hafalan. Peserta didik perlu dilatih berpikir kritis, kreatif, dan reflektif. Pendekatan deep learning menjadi kunci memahami materi secara mendalam,” ujarnya.
Ia menambahkan, coding dan kecerdasan buatan kini menjadi keterampilan dasar, bukan lagi pilihan tambahan. Para pendidik diharapkan mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran guna menciptakan generasi yang adaptif dan siap bersaing global.
Wakil Bupati Asahan menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Seminar EduDay 2026 yang dinilai luar biasa dan melampaui ekspektasi. “Dunia pendidikan saat ini dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan dan pembelajaran berbasis pemikiran kritis,” kata Rianto.
Ia menekankan pentingnya inovasi dari guru dan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan daerah. Wabup juga menyoroti program strategis pemerintah seperti pengembangan sekolah unggulan, persiapan kehadiran MAN Insan Cendekia, Program Sekolah Garuda, dan dukungan peningkatan kualitas SDM.
“Investasi terbaik bagi daerah adalah investasi di bidang pendidikan, karena akan melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing,” tegasnya.
Pemkab Asahan berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai upaya berkelanjutan meningkatkan mutu pendidikan. Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan pihak swasta diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, mendorong inovasi di sekolah, dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.
Rangkaian acara diawali pembukaan MC, tarian pembuka, pembacaan doa, sambutan, pembukaan resmi oleh Wabup Asahan, penyerahan plakat, foto bersama, dan sesi seminar inti. Seluruh kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh antusiasme peserta.
Seminar EduDay 2026 diharapkan menjadi langkah nyata mendorong transformasi pendidikan di Kabupaten Asahan menuju sistem pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan berbasis teknologi.













