Serahkan Santunan Rp1,2 Miliar di Penutupan Festival Muharram, Edukasi Perlindungan Sosial bagi Pekerja

  • Bagikan

SUARAINDO.ID —— BPJS Ketenagakerjaan bersama Bupati Lombok Timur menyerahkan santunan secara simbolis dengan total nilai mencapai Rp1,2 miliar kepada peserta maupun ahli waris peserta yang telah terdaftar dalam program perlindungan ketenagakerjaan.

‎Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur, Muhamad Yohan Firmansyah, menjelaskan bahwa penyerahan santunan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial.

‎Menurutnya, kegiatan itu merupakan bagian dari upaya memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai manfaat nyata yang diterima peserta ketika mengalami risiko kerja maupun musibah lainnya.

‎Ia mengatakan masih banyak pekerja yang belum memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena itu, momentum yang dihadiri ribuan masyarakat dalam Festival Muharram dinilai tepat untuk mengajak warga memastikan status kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

‎“Masyarakat perlu memastikan telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan sesuai segmen masing-masing, baik Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah atau pekerja mandiri (BPU), pekerja jasa konstruksi, maupun Pekerja Migran Indonesia,” ujarnya.

‎BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa manfaat yang diberikan kepada peserta tidak hanya berupa santunan kematian, tetapi juga perlindungan akibat kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, hingga berbagai manfaat lain yang bertujuan menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga pekerja.

‎Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, hingga Mei 2026 jumlah peserta di Kabupaten Lombok Timur tercatat mencapai 179.686 pekerja. Angka tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

‎Sementara itu, sepanjang periode hingga Mei 2026, BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan klaim kepada peserta dan ahli waris di Lombok Timur sebanyak 1.639 kasus dengan total manfaat mencapai Rp16,1 miliar.

‎Besarnya nilai klaim tersebut menunjukkan bahwa manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat. Perlindungan itu dinilai mampu membantu menjaga kondisi ekonomi keluarga ketika peserta mengalami kecelakaan kerja, meninggal dunia, maupun memasuki masa tertentu sesuai ketentuan program.

‎Di sisi lain, Bupati Lombok Timur Haerul Warisin mengatakan momentum Tahun Baru Islam harus dimanfaatkan untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat.

‎Menurutnya, peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan perlindungan sosial bagi para pekerja.

‎Ia menegaskan program BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu instrumen penting yang memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya ketika menghadapi berbagai risiko pekerjaan. Karena itu, masyarakat perlu memahami manfaat program tersebut dan memastikan diri telah terdaftar sebagai peserta.

‎Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap semakin banyak pekerja bergabung dalam program BPJS Ketenagakerjaan, sehingga semakin luas masyarakat yang memperoleh perlindungan saat menghadapi risiko kerja yang tidak dapat diprediksi.

Penulis: nanangEditor: Redaksi
  • Bagikan