SUARAINDO.ID -------- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Lombok Timur menunjukkan perkembangan yang positif.
Hingga pekan terakhir Bulan Juni 2026, capaian Cek Kesehatan Gratis telah mencapai lebih dari 27 persen, dari target 46 persen yang ditetapkan pemerintah pada 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, mengatakan pihaknya optimis target tersebut dapat tercapai mengingat tren peningkatan capaian yang terus berlangsung.
"Alhamdulillah progresnya positif. Sampai minggu kemarin kita sudah di angka 27 persen lebih dari target 46 persen tahun 2026. Kami optimistis target itu bisa tercapai," ujarnya.
Lalu Aries menjelaskan, pengalaman pelaksanaan program pada 2025. Meski saat itu persiapan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, capaian layanan berhasil menembus hampir 35 persen.
"Pengalaman tahun 2025, dengan persiapan yang sangat mendadak saja kita bisa mencapai hampir 35 persen. Karena itu kami yakin tahun ini target 46 persen bisa diraih," katanya, Kamis 2 July 2026
Dari hasil pelaksanaan CKG, Dinas Kesehatan menemukan bahwa penyakit tidak menular masih menjadi persoalan kesehatan yang paling dominan di Lombok Timur.
Kasus hipertensi dan diabetes melitus menjadi penyakit yang paling banyak terdeteksi melalui pemeriksaan tersebut.
Menurut Aries, temuan itu sejalan dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan, di mana pengendalian hipertensi dan diabetes merupakan dua dari 12 indikator pelayanan dasar yang menjadi perhatian pemerintah.
"Karena itu penyakit tidak menular menjadi atensi kami. Kami ingin masyarakat memahami pentingnya pencegahan sejak dini agar penyakit tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih berat," jelasnya.
Ia menegaskan, program Cek Kesehatan Gratis bertujuan mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini sehingga masyarakat dapat segera memperoleh penanganan yang tepat sebelum mengalami komplikasi.
Melalui deteksi dini, penderita hipertensi diharapkan dapat mengontrol tekanan darah dengan rutin memanfaatkan layanan kesehatan, mengonsumsi obat sesuai anjuran, serta menjalani pola hidup sehat. Begitu pula masyarakat yang berisiko atau menderita diabetes melitus dapat menjaga kadar gula darah tetap terkendali melalui pemeriksaan dan pengobatan secara berkala.
Dinas Kesehatan Lombok Timur pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan dan menekan angka penyakit tidak menular di daerah tersebut.
