Gubernur Ria Norsan Minta OPD Tancap Gas Realisasikan APBD, Tekankan Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Editor: Admin author photo

Coffee Morning bersama jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Balai Petitih, Jumat (3/7/2026).
Suaraindo.id  Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 agar berbagai program pembangunan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurutnya, percepatan penyerapan anggaran harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelaksanaan program sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Ria Norsan saat memimpin Coffee Morning bersama jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Balai Petitih, Jumat (3/7/2026).

Agenda evaluasi tersebut membahas capaian realisasi APBD, efektivitas pelaksanaan program pembangunan, serta penguatan sinergi antarperangkat daerah guna mempercepat pencapaian visi pembangunan Kalimantan Barat 2025–2029.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa setiap program dan penggunaan anggaran harus sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Kalimantan Barat, yakni "Terwujudnya Kalimantan Barat yang Adil, Demokratis, Religius, Sejahtera, dan Berwawasan Lingkungan."

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari tingginya angka serapan anggaran, tetapi dari sejauh mana program pemerintah mampu memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Setiap program harus memberikan dampak yang nyata. Anggaran yang terserap dengan baik harus berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tegas Ria Norsan.

Ia meminta seluruh kepala OPD segera mengidentifikasi berbagai kendala administratif maupun teknis yang masih menghambat pelaksanaan program prioritas. Dengan demikian, percepatan realisasi APBD dapat dilakukan tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain menyoroti percepatan realisasi anggaran, Ria Norsan juga mengingatkan pentingnya menghilangkan ego sektoral di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya dapat diwujudkan apabila seluruh perangkat daerah bekerja secara terpadu dan saling mendukung.

Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan harus dirancang secara terintegrasi agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Setiap perangkat daerah harus saling mendukung. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi menjadi kunci agar program pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan terintegrasi bagi masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyoroti pentingnya percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Meski Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat tahun 2025 telah mencapai 72,09 dan masuk kategori tinggi, menurutnya masih diperlukan berbagai inovasi agar kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat secara merata hingga ke seluruh pelosok daerah.

Ia menilai peningkatan kualitas SDM merupakan fondasi utama dalam memperkuat daya saing Kalimantan Barat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Ria Norsan juga mendorong transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) agar semakin profesional, inovatif, responsif, adaptif, dan berorientasi pada hasil (outcome-based).

Menurutnya, birokrasi tidak lagi cukup hanya berorientasi pada penyelesaian kegiatan administratif, tetapi harus mampu menghasilkan output dan outcome yang terukur bagi masyarakat.

"Setiap rupiah anggaran yang kita belanjakan harus mampu menghasilkan output dan outcome yang jelas, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari program pemerintah," katanya.

Mengakhiri arahannya, Ria Norsan mengajak seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memanfaatkan momentum semester kedua Tahun Anggaran 2026 untuk mempercepat pelaksanaan seluruh program prioritas yang telah direncanakan.

Ia optimistis target pembangunan daerah dapat dicapai apabila seluruh perangkat daerah bekerja secara solid, disiplin, serta memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Mari kita tancap gas. Pastikan seluruh program berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat dan komitmen bersama, kita optimistis visi pembangunan Kalimantan Barat dapat terwujud," pungkas Ria Norsan.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini