SuaraIndo.Id — Kontingen anggar Sumatera Selatan (Sumsel) terus menunjukkan dominasi pada Kejurnas Anggar 2025 di Palu.
Hingga hari keempat, Sumsel telah mengumpulkan 15 medali, terdiri dari 2 emas, 6 perak, dan 7 perunggu, sekaligus mengukuhkan posisi sebagai salah satu kontingen tersubur di ajang nasional tahun ini.
Ketua Pengprov IKASI Sumsel, Charma Afrianto, SE, menyampaikan bahwa capaian ini adalah wujud nyata keseriusan program pembinaan atlet yang selama ini dijalankan.
Namun lebih dari itu, ia menegaskan harapan besar agar pemerintah daerah memberikan apresiasi berupa bonus kepada atlet yang berhasil meraih medali emas.
“Kami sangat berharap pemerintah dapat memberikan bonus kepada para peraih emas. Mereka berjuang luar biasa, mengorbankan banyak hal demi mengharumkan nama Sumsel. Bentuk penghargaan itu penting untuk menjaga motivasi mereka,” kata Charma dalam keterangan yang diterima, Rabu (19/11/2025) malam.
Dua emas diraih melalui penampilan gemilang Abdul Kholil pada nomor Sabre Senior Putra serta Assyfa Innayah Qatrunada pada nomor Epee Senior Putri.
Charma menilai keduanya layak mendapatkan apresiasi tertinggi karena mampu memenangkan pertandingan yang diikuti atlet-atlet terbaik dari provinsi lain.
“Mereka tampil sangat matang dan fokus. Emas ini adalah buah dari disiplin jangka panjang,” ujarnya.
Selain dua emas, medali perak dipersembahkan oleh Isnadia Fairuz Chalisa (Sabre Senior Putri) dan Revan Reynaldo (Foil Senior Putra).
Sementara medali perunggu di antaranya diraih oleh Rifda Nuraini dan Alfira Purnama Sari, serta atlet lain yang tampil stabil sepanjang pertandingan.
Charma menegaskan bahwa 15 medali yang diperoleh bukan sekadar angka, melainkan penanda bahwa posisi Sumatera Selatan kembali menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan di tingkat nasional.
“Kami bersyukur, tetapi belum selesai. Masih ada nomor yang belum dipertandingkan. Saya berharap dan yakin Sumsel dapat menambah pundi-pundi medali,” ujarnya.
Kejurnas yang diikuti 16 provinsi ini mulai dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, hingga Sulawesi juga menjadi babak seleksi penting menuju Kejuaraan Asia 2026 yang akan digelar di Indonesia.
“Tentu kami berharap banyak atlet Sumsel bisa lolos ke level Asia. Kejurnas ini menjadi pintu menuju panggung yang lebih besar,” tutup Charma.
Dengan masih berlangsungnya sejumlah pertandingan, Charma tetap optimistis Sumsel mampu menutup Kejurnas Anggar 2025 dengan hasil lebih besar dari target awal. ***













