Suaraindo.id – Warga Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, digegerkan dengan penemuan jasad seorang wanita di dalam kamar kos pada Selasa malam (24/3/2026).
Korban diketahui berinisial D (43), warga Dusun Balai Karangan IV. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar kos milik seorang warga bernama Wati, dengan pintu terkunci dari dalam.
Peristiwa ini bermula saat pemilik kos mencoba memanggil korban sekitar pukul 17.30 WIB untuk meminta bantuan. Namun, tidak ada respons dari dalam kamar. Pemilik kos sempat mengira korban sedang tertidur.
Menjelang waktu magrib, pemilik kos kembali mencoba membangunkan korban dengan mengetuk jendela kamar, tetapi tetap tidak mendapat jawaban. Rasa curiga pun mulai muncul, terlebih setelah beberapa kali pintu kamar digedor tanpa respons.
Karena khawatir terjadi sesuatu, pemilik kos akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekayam.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah berulang kali mencoba meminta korban membuka pintu tanpa hasil, polisi kemudian melakukan upaya paksa membuka pintu kamar dengan izin pemilik kos.
Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan terbaring dengan kondisi tubuh pucat dan tidak sadarkan diri. Korban kemudian segera dilarikan ke Puskesmas Sekayam.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelumnya korban masih sempat beraktivitas pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB dengan pergi ke Pasar Sabang untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Usai dari pasar, korban diketahui menuju sebuah rumah di Dusun Bakai II untuk menjalani pengobatan alternatif. Sekitar satu jam kemudian, korban kembali ke tempat kos diantar rekannya menggunakan sepeda motor.
Dalam perjalanan pulang, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal. Korban yang duduk menyamping dilaporkan terjatuh dan kepalanya membentur aspal hingga mengalami luka robek di bagian belakang kepala.
Warga yang melihat kejadian sempat memberikan pertolongan dan berupaya membawa korban ke fasilitas kesehatan. Namun, korban menolak dan meminta diantar kembali ke kamar kosnya.
Setibanya di kos, korban dibantu masuk ke kamar dan dibiarkan beristirahat tanpa pemantauan lebih lanjut terhadap kondisi kesehatannya.
Hasil visum di Puskesmas menunjukkan adanya luka robek di bagian belakang kepala yang diduga kuat akibat benturan keras saat kecelakaan tersebut.
Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
“Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di kamar kos. Kami juga masih berupaya menghubungi pihak keluarga korban untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.













