Di Era Kepemimpinan Ria Norsan, Ribuan Siswa di Kalbar Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah

  • Bagikan
Gubernur Kalbar Ria Norsan saat bertemu siswa

Suaraindo.id – Sebanyak 16.104 siswa jenjang SMA, SMK hingga Pendidikan Khusus di Kalimantan Barat menerima bantuan perlengkapan sekolah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat.

Dukungan yang berasal dari APBD Provinsi Kalimantan Barat ini menyasar siswa dari keluarga tidak mampu sebagai langkah nyata mencegah potensi putus sekolah akibat keterbatasan memenuhi kebutuhan dasar sekolah.

Hal ini sejalan dengan program prioritas Gubernur Ria Norsan dan Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan dalam peningkatan sarana dan prasarana SMA/SMK/SLB untuk menunjang keperluan pendidikan siswa/siswi di Kalbar.

Data tersebut merupakan realisasi penyaluran bantuan sepanjang tahun 2025. Sementara untuk tahun 2026, program serupa saat ini masih dalam proses pendataan dan persiapan penyaluran oleh dinas terkait.

Rinciannya, 9.022 paket diperuntukkan bagi siswa SMA, 6.945 paket untuk siswa SMK, serta 137 paket bagi siswa Pendidikan Khusus. di Kalbar.

Program ini menjadi bagian dari upaya memastikan pemerataan akses pendidikan, terutama bagi kelompok siswa yang rentan secara ekonomi.

Plt. Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal mengatakan bahwa dalam banyak kasus, hambatan siswa untuk tetap bersekolah bukan semata pada biaya pendidikan formal, melainkan pada ketidakmampuan menyediakan perlengkapan dasar seperti tas, sepatu, buku, dan kebutuhan belajar lainnya.

“Sering kali yang membuat siswa merasa tertinggal itu bukan karena tidak mampu membayar sekolah, tetapi karena tidak memiliki perlengkapan yang layak. Ini yang coba kami antisipasi,” ujarnya.

Perhatian terhadap siswa Pendidikan Khusus juga menjadi bagian penting dalam program ini. Sebanyak 137 paket bantuan disalurkan guna memastikan siswa berkebutuhan khusus mendapatkan dukungan yang sama dalam menjalani proses belajar.

Melalui bantuan ini, Pemprov Kalbar memastikan bahwa tidak ada lagi siswa di Kalbar yang kekurangan perlengkapan sekolah.

  • Bagikan