Suaraindo.id—Kebakaran kembali terjadi di perumahan ruko dua tingkat di jalan P. Diponegoro samping pondok Ponegoro Resto, Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat Kalimantan Barat, Senin (12/4/2021) pagi.
Saat Tim Suaraindo berada di TKP terlihat dari kejauhan tampak asap hitam mengepul ke atas, serta mobil Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Kota Singkawang bersigap menjinakkan kobaran api.
Salah satu warga, Aphin yang berada di TKP mengatakan bahwa ke kejadian sekitar pukul 07:00 WIB dan ia hanya membantu kerabat saudaranya yang sedang terkena musibah kebakaran.
“Saya hanya bantu saudara teman, ya kira-kira sekitar jam 07:00 WIB kejadiannya,” ujarnya.
Akibat amukan sijago merah yang memakan 3 unit ruko serta menelan 2 korban pasturi.
Tim suaraindo.id saat menghubungi Ketua Asosiasi Badan Pemadam Kebakaran Swasta (APKSKS) Kota Singkawang, Tjhai Nyit Khim yang sering disapa Malika mengatakan, bahwa saat menerima informasi kejadian kebakaran sekitar pukul 07:30 WIB dan pada saat petugas mengalami kesulitan dan berusaha membuka pintu ruko yang dilahap api.
“Ya benar, kami mendapat kabar sekitar pukul 07.30 WIB. Anggota kesulitan membuka pintu dan penyelamatan karena PLN sangat lambat respon,” papar Ketua Asosiasi Badan Pemadam Kebakaran Swasta.
“Pada saat tahap pendinginan TKP, petugas BPKS menemukan 2 jenazah pasangan suami istri (Pasutri) di bawah reruntuhan bangunan kebakaran,” lanjutnya.
Petugas Anggota BPKS berhasil menjinakkan kobaran api sekitar 2 sampai 3 jam. Korban yang meninggal dunia Chin Thit Cen (77) dan Lim Kin Fa (76) yang merupakan pasangan suami istri yang tewas terpanggang di dalam kobaran api. Korban tewas dibawa ke RSUD Abdul Aziz Kota Singkawang untuk ditindaklanjuti.
“Korban yang meninggal Chin Thit Cen (laki-laki) berusia 77 tahun dan Lim Kin Fa (perempuan) berusia 76 tahun,” pungkasnya.













