Suaraindo.id – Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan sosial pemerintah akan segera laksanakan sensus sosial ekonomi.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto mengajak kepada masyarakat kota setempat agar mensukseskan kegiatan sensus pendataan awal registrasi sosial ekonomi (regsosek) oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Pendataan tersebut diakuinya sangatlah penting, karena akan melakukan pengambilan data secara komperhensif seluruh penduduk Indonesia, yang melingkupi demografi, perumahan, kondisi disabilitas, kepemilikan aset hingga informasi geospasial. Bahkan mencakup presiden dan pejabat negara.
“Karena pentingnya sensus ini, saya mengajak kepada masyarakat Kota Palangka Raya agar mensukseskan pendataan awal regsosek dengan memberikan jawaban yang sejujur-jujurnya kepada petugas pendataan dari BPS. Pelaksanakanaan registrasi sosial ekonomi aatau regsosek ini merupakan titik utama dari perjalanan panjang kita untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa,” ujar Sigit, Senin (17/10/2022).
Legislator PDI Perjuangan ini menerangkan, dalam kondisi saat ini dunia diahadapkan dengan upaya untuk bangkit dari kondisi pandemi. Ditambah, adanya tantangan dan krisis di berbagai aspek kedepannya. Ia mencontohkan, pemerintah mengambil langkah dalam memberikan perlindungan sosial seperti bantuan sosial (bansos), dimana langkah ini perlu diperkuat dan salah satu caranya melalui Regsosek yang akan dilakukan BPS agar program pemerintah yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat agar tepat sasaran.
“Ini perlu diperkuat, disatupadukan disempurnakan terutama benar-benar efektif mencapai tujuannya sasarannya agar kita bisa kurangi exclussion dan inclussion error,” ungkap Sigit.
Ia kembali menjelaskan, Regsosek memiliki dua pilar dimana yang pertama adalah proses pemutakhiran data sehingga bisa lengkap dan kedua memiliki tingkat akurasi yang tinggi.
“Regsosek berusaha akan mewujudkan pilar tersebut. Dengan data yang memadai, program pemerintah akan menjadi tepat sasaran dan berdaya ungkit yang maksimal,” tegasnya.
Untuk diketahui, BPS saat ini melaksanakan pendataan awal regsosek mulai 15 Oktober 2022 hingga 14 November 2022. BPS Kalteng sendiri menyiapkan sebanyak 5.156 petugas yang terdiri dari Petugas Pendataan Lapangan (PPL) sebanyak 3.859, Petugas Mengawas Lapangan (PML) sebanyak 1.010, Koordinator Sensus Kecamatan (KOSEKA) sebanyak 11.069 dan instruktur sebanyak 9.082.
Sementara untuk pengolahan, BPS Kalteng siapkan sebanyak 1.088 total petugas dan instruktur sebanyak 27. Rencananya , BPS Kalteng menargetkan estimasi pendataan sebanyak 898.641 keluarga dari 14 Kabupaten atau Kota di Provinsi Kalteng.













