Pemancing Terseret Arus Di sungai Batang Tangah Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia

  • Bagikan
Timsar Evakuasi Korban Untuk Dibawa Kerumah Duka

Suaraindo.id- Tim sar menemukan pemancing  atas nama martias alias buyung yang jatuh dan terseret arus Sungai Batang Tangah Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar dalam kondisi meninggal dunia, Minggu Pukul 12.10 Wib (3/5/2020).

Korban ditemukan lima kilo meter dari titik jatuhnya atau tiga kilo meter dari desa Kampung Buki Batang Saman ataupun dua kilo meter dari jembata Rimbo Canduang arah ke hilir.
“korban ditemukan tim pada pukul 12.10 wib di posisi sekitar 2 km ke arah hilir batang saman dari jembatan rimbo canduang, atau sekitar 3 km lagi k desa kampung bukik batang saman atau 5 Km dari titik jatuh korban” ucap Koordinator Basarnas Pos Pasaman, Zulfahmi.
Pencarian korban dilakukan selama empat hari dengan menyisiri sungai Batang Tangah dengan perahu karet.
“Pencarian selama empat hari, tim sar memakai perahu karet jenis Rafting” tambah Zulfahmi.
Setelah berhasil ditemukan korban langsung di evakuasi dengan perahu menuju kampung bukik.
“Korban di evakuasi dengan perahu menuju kampung bukik dan akan dilanjutkan dengan ambulance ke rumah duka” tutupnya.
Sebelumnya,  korban atas nama Martias alias buyung warga Kampung Lambah,  Kabupaten Pasaman Barat dilaporkan terjatuh dan terseret air deras sungai Batang Tangah,  Kabupaten Pasaman Barat,  Sumatera Barat Kamis,  Pukul 18.00 (30/4/2020) dengan temannya hendak pulang ke rumah mereka setelah selesai mencari ikan.
Teman korban dinyatakan selamat, namun korban jatuh dan terseret arus sungai. (Red)

  • Bagikan