Penyekatan Mudik di Kayangan Lombok Timur, Puluhan Warga Putar Arah

  • Bagikan

Suaraindo.id—Guna menekan penyebaran Covid-19 jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan penyekatan selama mudik sejak tanggal 8 Mei sampai 18 Mei 2021 mendatang.

Akibat kebijakan tersebut, puluhan masyarakat yang hendak melakukan mudik melalui penyebrangan Kayangan Lombok Timur – Poto Tano Sumbawa, terpaksa putar arah.

Pihak PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Cabang Kayangan Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur, mulai menerapkan surat edaran larangan mudik.
Puluhan personil gabungan disiagakan di depan Gerbang Pelabuhan, untuh mengarahkan masyarakat yang hendak melakukan penyebrangan. Semua masyarakat yang menggunakan mode transportasi kendaraan roda 2 dan roda 4, khusus pribadi serta kendaraan pariwisata, dipaksa putar arah dan tidak diberikan.

Sementara untuk kendaraan pengangkut sembako, bahan bangunan hingga logistik dan ambulance diberikan toleransi untuk melakukan penyebrangan.

Salah seorang masyarakat, Satriadi mengaku tidak diizinkan. Akibatnya puluhan pemudik gigit jari dan terpaksa kembali. Beberapa masyarakat juga terlihat bertahan di lokasi penyekatan, untuk menunggu kebijakan petugas.

“Kita tidak diberikan izin, karena adanya kebijakan penyekatan itu,” kata Satriadi di lokasi penyekatan Pelabuhan Kayangan, Sabtu (8/5/2021).

Meski berbagai alasan yang disampaikan, namun masyarakat tetap tidak diberikan. Bahkan sebagian pemudik beralasan ada keluarga meninggal dunia. Namun, kebijakan penyekatan larangan mudik, untuk menekan penyebaran covid-19 tetap dilakukan.

Selain alasan keluarga mnmeninggal yang diutarakan pemudik, beberapa orang juga mengibuli petugas dengan menumpang pada kendaraan pengangkut sembako.

Dipos jaga, semua jenis kendaraan dilakukan pemeriksaan, unguk mengantisipasi adanya warga dalam kendaraan tertutup.

Sementara itu, GM PT ASDP Cabang Kayangan Lutfi Adi Subarkah mengatakan, penyekatan ini untuk menekan pergerakan orang. Sedangkan untuk kendaraan angkutan logistik, ambulance masih diberikan. Karena pihak ASDP kayangan, masih tetap melayani dan melakukan penyebrangan kapal dari Pelabuhan Kayangan – Poto Tano.

“Kita masih buka, untuk Pelayanan penyebrangan khusus untuk kendaraan tertentu,” ujarnya.

  • Bagikan