Penyusunan Awig-awig Pariwisata, DMO Sembalun Libatkan Majlis Adat

  • Bagikan

Suaraindo.id—  Destination Management Organization (DMO) Sembalun Lombok Timur mibatkan majlis adat, tokoh agama dan Pemerintah dalam penyususnan awig-awig Pariwisata Kepaeran Sembalun.

Sembalun salah satu destinasi wisata yang menjadi pusat tujuan wisatawan dalam negeri dan mancanegara. Sehingga diperlukan adanya aturan secara Adat budaya lokal agar tidak termakan oleh perkembangan perubahan moderinisasi.

Penetapan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) sebagai Geo Park Dunia, menambah kemajuan Pariwisata Sembalun.

Direktur DMO Sembalun Baiq Sri Mulya mrngatakan, keputusan tokoh adat, majlis adat untuk menyusun awig-awig Pariwisata Kepaeran Sembalun salah satu upaya untuk mempertahankan tradisi.

Penyusunan ini juga dilakukan secara pendekatan adat dan budaya bersama lintas sektor sebagai landasan DMO Sembalun untuk membuat regulasi.

Menurut Muliani, Riparda yang saat ini dalam pembahasan masih lama. Sementara kebutuhan regulasi pada Destinasi Wisata sangat mendesak. Sementara pemilihan Pariwisata Kepaeran atau pendekatan Paer karena pariwisata salah satu isu lintas batas, sehingga tidak bisa dicarikan solusi atau membangun sistem yang bersifat parsial per Desa. Kegiatan pembahasan awig-awig emerlukan Kepaeran, untuk bisa bersifat menyeluyuh untuk Sembalun agar semua pihak terlibat dalam menjalankan Awig awig Pariwisata Kepaeran Srmbalun.

Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan ketika awig awig ini menjadi produk hukum, bisa mempunyai kekuatan yabg bisa ditegakkan secara adat dan budaya lokal.

Muliani menambahkan, degredasi lingkungan dan sosial yang di alami masyarakat Sembalun sekarang ini, semua bersumber karena retaknya hubungan emosional secara adat, antara masyarakat lingkar rinjani.

Awig awig ini sendiri, sementara waktu nangi akan berlaku pada wilayah sembalun. Sementara dalam kawasan TNGR sendiri, sudah memiliki ketetapan hukum yang sudah diatur kementerian terkait.

Awig awig ini mengatur tata kelola pendakian, yang banyak mibatkan masyarakat Sembalun. Pada pengembangan destinasi Sembalun ada tigal hal yang memerlukan perhatian serius, yakni aspek sosial, ekonomi dan Budaya.

Penulis: NanangEditor: Redaksi
  • Bagikan