Gubernur Sumsel Sambut Utusan Khusus Presiden dan Ustadz Adi Hidayat: Bahas Sinergi Ekonomi Umat dan Penguatan Ekosistem Syariah

  • Bagikan
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menerima kunjungan kehormatan Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan, Setiawan Ichlas, bersama Ustadz ternama nasional, Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A, di VIP Room Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, pada Sabtu (19/4/2025). (SuaraIndo.Id/HMS)

SuaraIndo.Id – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menerima kunjungan kehormatan Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan, Setiawan Ichlas, bersama Ustadz ternama nasional, Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A, di VIP Room Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, pada Sabtu (19/4/2025).

Kedatangan dua tokoh nasional ini disambut hangat oleh Gubernur Herman Deru yang didampingi jajaran pemerintah provinsi. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momen penting bagi Sumatera Selatan dalam upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat, khususnya dalam bidang penguatan ekonomi berbasis syariah dan pemberdayaan umat.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan pemerintah pusat terhadap pengembangan potensi ekonomi Sumsel. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan Sumsel sebagai salah satu provinsi percontohan dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami sangat terbuka dan siap bersinergi untuk memperkuat ekonomi umat. Dengan kehadiran Utusan Khusus Presiden dan tokoh seperti Ustadz Adi Hidayat, kami yakin program-program pemberdayaan bisa semakin konkret menyentuh masyarakat bawah,” ujar Herman Deru.

Sementara itu, Setiawan Ichlas menegaskan pentingnya peran daerah dalam menopang kebijakan ekonomi nasional, terutama dalam mendorong inklusi keuangan syariah serta penguatan UMKM berbasis komunitas dan pesantren.

Ustadz Dr. Adi Hidayat turut menyampaikan pandangan spiritual dan moral dalam konteks pembangunan ekonomi. Menurutnya, pembangunan ekonomi harus sejalan dengan nilai-nilai keadilan dan keberkahan.

“Ekonomi yang tumbuh harus dibarengi dengan keadilan sosial dan spiritualitas yang kuat. Inilah saatnya umat bangkit, tidak hanya secara spiritual, tapi juga secara ekonomi,” ujar Ustadz Adi Hidayat.

Kunjungan ini juga dirangkaikan dengan sejumlah agenda di Sumatera Selatan, termasuk pertemuan dengan tokoh masyarakat, kunjungan ke pesantren, serta diskusi strategis mengenai peran institusi keagamaan dalam pembangunan ekonomi. (*)

  • Bagikan