Abidin Fikri Ajak Masyarakat Bantul, Kembangkan Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal Menuju Desa Tematik

  • Bagikan
Anggota MPR RI, Abidin Fikri bersama masyarakat di Gadingsari, Bantul. (Suaraindo.Id/RifkhiWirawan)

Suaraindo.id – Ketua Badan Sosialisasi MPR RI sekaligus Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, H Abidin Fikri menyampaikan cara mengembangan desa wisata berbasis potensi lokal, bisa dilakukan dengan mewujudkan desa tematik dengan pendekatan mengoptimalkan potensi pertanian seperti sentra budidaya ikan,
sentra perkebunan tertentu seperti anggur, durian atau sentra pertanian dengan produk
pertanian unggulan.

Hal tersebut Abidin Fikri,pada sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan tema, ‘Mengembangkan Desa Wisata Berbasis Potensi
Lokal Dalam Bingkai Konstitusi’, Minggu (23/11/2025 di kalurahan
Gadingsari Sanden Bantul.

“Pengembangan desa wisata menuntut partisipasi aktif
seluruh pemangku kepentingan desa dan harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan
masyarakat dan keadilan sosial.”

“Ujung dari pengembangan desa wisata adalah mewujudkan
keadilan sosial dengan bergeraknya ekonomi di pedesaaan,” ujarnya.

Untuk itu lanjut Abidin, pengembangan wisata
tidak boleh hanya mengandalkan proyek dari pusat.

Tetapi jauh lebih penting adalah menggali potensi lokal dengan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan desa.

“Misalnya dengan
pengembangan produk pertanian unggulan seperti produk UMKM, hasil pertanian ubi maupun
budidaya perikanan,” sambungnya.

Hal senada disampaikan oleh Suwalijo selaku pemerhati kesenian. Suwalijo menekankan pentingnya kalender even dengan kolaborasi dari semua pemangku kepentingan
baik perangkat desa, pemuda, pelaku seni, maupun para pelaku usaha UMKM untuk
mewujudkan desa wisata.

“Pemuda Karang Taruna dengan dukungan dari semua pemangku
kepentingan perlu membuat kalender even tahunan seperti even olahraga, pementasan budaya
sebagai paket even yang bisa memberikan efek ekonomi secara berantai,” tegasnya.

Wacana pengembangan desa wisata dengan mengembangkan desa tematik yang berbasis potensi lokal mendapatkan sambutan positif dari Widodo selaku Lurah Kalurahan Gadingsari.

Lurah menyampaikan, bahwa semua pihak menangkap peluang visi pemerintah propinsi DI Yogyakarta yang menjadikan Kawasan selatan menjadi halaman depan DI Yogyakarta apalagi dengan telah
dibukanya jembatan pandansimo dan akan menyambungnya jalur kelok delapan belas sebagai
bagian jalur nasional lintas selatan.

“Pengembangan Desa wisata seperti desa tematik dan kalender even diharapkan menjadi daya tarik untuk meningkatan kunjungan wisatawan ke Gadingsari.”

“Ujungnya peningkatan kesejahteraan para pelaku seni, UMKM dan petani,” pungkas Widodo.

Kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI sendiri dilaksanakan di pedukuhan Klatak Kalurahan
Gadingsari Sanden Bantul diikuti kurang lebih 200 peserta terdiri dari perangkat desa, kelompok sadar wisata (pokdarwis), pelaku seni dan pemuda karang taruna se Gadingsari.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan