Bayar Pakai Transfer Palsu, Pria Asal Sumut Ditangkap

  • Bagikan
Polisi saat pemaparan kasus di Polres Bantul. (Suaraindo.Id/RifkhiWirawan)

Suaraindo.id – Seorang pria berinisial YF alias P (27), warga Sumatera Utara tertunduk lesu dan menangis di hadapan petugas Polres Bantul, Kamis (27/11/2025) siang.

YF harus mengenakan pakaian tahanan polisi dan borgol dikarenakan terlibat kasus penipuan di counter handphone Bingo Phone 2 di Grogol VIII, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul pada Senin (3/11/2025).

“Kronologi kejadian bermula saat penjaga counter sedang berjaga. Tiba-tiba datang seorang laki-laki menggunakan kendaraan warna hitam. Laki-laki itu bilang mau top up atau transfer,” kata Kapolsek Kretek, AKP Sutrisno, saat jumpa pers.

Saat ditanya oleh petugas jaga counter handphone Bingo Phone 2, laki-laki itu menjawab mau transfer ke Bank Jago atas nama Sri Rahayu dengan melampirkan nomor rekening. Akhirnya, petugas itu mentransfer uang senilai Rp4.500.000 seperti yang dikatakan laki-laki tersebut.

“Setelah ditransfer, pria tersebut tidak memberikan uang cash. Pria tersebut meminta nomor rekening kepada petugas jaga counter dengan alasan tidak membawa uang cash,” kata AKP Sutrisno.

Selanjutnya, pria tersebut menunjukkan kepada petugas bahwa sudah memberikan transfer uang senilai Rp4.520.000 kepada korban atau pemilik counter handphone Bingo Phone 2. Kemudian, terduga tersebut pergi.

“Saat dicek oleh petugas jaga, ternyata tidak ada uang yang masuk di nomor rekening pemilik counter handphone Bingo Phone 2. Ternyata bukti transfer yang dikirimkan oleh laki-laki tersebut adalah bukti transfer palsu,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian uang sebesar Rp4.500.000 dan melapor ke Polsek Kretek guna proses hukum selanjutnya. Menerima laporan tersebut, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan lebih lanjut.

“Setelah melakukan interogasi terhadap korban dan saksi-saksi, serta melakukan pengecekan rekaman CCTV, tim Opsnal Polsek Kretek mendapatkan informasi keberadaan diduga pelaku di wilayah Brebes, Jawa Tengah,” ujarnya.

Penulis: Rifkhi WirawanEditor: Mila
  • Bagikan