Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 66 Ribu Keluarga di Singkawang, Sambas, dan Bengkayang

  • Bagikan
Bulog Singkawang menyakurkan beras kepada warga.SUARAINDO.ID/SK

Suaraindo.id- Perum Bulog Kantor Cabang Singkawang kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 66.087 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Sambas untuk periode Oktober dan November 2025.

Wakil Wali Kota Singkawang Muhamaddin mengatakan, program bantuan dari pemerintah pusat melalui Bulog ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menekan laju inflasi di daerah.

“Bantuan dari pemerintah pusat ini diharapkan mampu mengendalikan inflasi serta mengurangi beban pengeluaran masyarakat,” ujar Muhamaddin di Singkawang, Sabtu (1/11/2025).

Ia menambahkan, penyaluran bantuan pangan ini merupakan bentuk nyata kehadiran dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan akibat kenaikan harga sejumlah komoditas.

“Selain berdampak pada peningkatan perekonomian, bantuan ini juga menunjukkan bahwa pemerintah selalu hadir di setiap kesulitan masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Singkawang Noldi Ramayadi menegaskan kesiapan pihaknya dalam melaksanakan penugasan penyaluran bantuan pangan untuk tiga wilayah kerja tersebut.

Menurutnya, untuk alokasi Oktober–November 2025, bantuan diberikan kepada 11.585 KPM di Kota Singkawang, 35.085 KPM di Kabupaten Sambas, dan 19.417 KPM di Kabupaten Bengkayang.

“Penyaluran untuk dua alokasi ini dilakukan sekaligus. Setiap penerima bantuan pangan akan mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng merek Minyakita,” jelas Noldi.

Ia juga memastikan bahwa stok beras dan minyak goreng di gudang Bulog Singkawang dalam kondisi aman dan mencukupi, baik untuk program bantuan pangan maupun kebutuhan masyarakat umum.

Lebih lanjut, Noldi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Bulog tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari pemerintah daerah, TNI, Polri, serta aparat kecamatan, desa, dan kelurahan sangat penting untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik,” katanya.

Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan