Suaraindo.id – Sebuah mobil bak terbuka (pick up) dilaporkan terbakar di Jalan Pertanian, Desa Sentebang, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, pada Selasa (6/1/2026) dini hari. Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh personel Polsek Jawai setelah menerima laporan dari masyarakat.
Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kapolsek Jawai IPTU Beni Agus Trianto menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Kendaraan pick up tersebut dikemudikan oleh A (27), warga Kecamatan Tekarang, yang saat itu tengah melakukan perjalanan dari Kecamatan Tekarang menuju Desa Pelimpaan.
“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, api menghanguskan seluruh bagian kendaraan, termasuk muatan yang berada di bak belakang,” ujar IPTU Beni Agus Trianto.
Ia menerangkan, peristiwa bermula ketika kendaraan melaju di wilayah Kecamatan Jawai. Saat melintasi Jalan Pertanian Desa Sentebang, pengemudi melihat percikan api muncul dari bagian belakang kabin melalui kaca spion sebelah kiri.
Menyadari adanya bahaya, pengemudi segera menepikan kendaraan dan keluar untuk menyelamatkan diri.
“Pengemudi melihat percikan api dari arah belakang kendaraan, lalu segera menghentikan laju mobil dan keluar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Tak berselang lama, api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian bak belakang mobil. Pengemudi kemudian menghubungi ayah mertuanya berinisial D untuk membawa alat pemadam api ringan (APAR), sembari meminta bantuan warga sekitar. Upaya pemadaman awal belum membuahkan hasil hingga akhirnya tim Pemadam Kebakaran Kecamatan Jawai tiba di lokasi.
“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 04.40 WIB setelah petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan di lokasi kejadian,” tambah Kapolsek.
Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian materiel ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta, mengingat kendaraan mengalami kerusakan berat dan tidak dapat digunakan kembali. Selain itu, sejumlah dokumen kendaraan yang berada di dalam mobil turut hangus terbakar.
“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiel diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” tuturnya.
Kapolsek Jawai menambahkan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran kendaraan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan, terutama sistem kelistrikan, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas IPTU Beni Agus Trianto.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













