Suaraindo.id – Polres Sanggau menggelar kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Kinerja yang diikuti seluruh Kapolsek jajaran, Kaurmintu, Kanit Opsnal, Kasium, Kanit Intelkam, serta Kanit Reskrim di lingkungan Polres Sanggau, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Graha Wira Pratama tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, didampingi Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo.
Dalam sambutannya, Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono menegaskan bahwa kegiatan Anev merupakan agenda penting untuk mengetahui serta mengevaluasi kinerja yang telah dilaksanakan pada bulan sebelumnya, sekaligus menentukan strategi dan arah kebijakan kegiatan ke depan.
“Anev ini menjadi sarana untuk menyatukan persepsi dalam pengambilan keputusan serta memperbaiki dan meningkatkan kinerja seluruh satuan,” ujarnya.
Kapolres menjelaskan bahwa evaluasi difokuskan pada pelaksanaan tugas sepanjang tahun 2025, termasuk pengamanan Operasi Lilin dan penanganan sejumlah peristiwa bencana yang terjadi di awal tahun. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan operasional selanjutnya.
Ia juga menekankan agar seluruh personel tetap semangat, profesional, serta mampu menjaga citra dan nama baik Polri di tengah masyarakat.
Selain itu, AKBP Sudarsono menyinggung telah diterimanya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026 yang menjadi dukungan utama dalam operasional kepolisian. Menurutnya, perencanaan dan penggunaan anggaran harus dilakukan secara tepat sasaran agar seluruh program kerja dapat berjalan optimal dan akuntabel.
Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan rencana pelaksanaan sejumlah operasi terpusat pada awal tahun 2026, di antaranya Operasi Keselamatan, Operasi Liong, dan Operasi Ketupat. Ia meminta setiap satuan fungsi melakukan pemetaan personel secara tepat, disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan anggaran.
Terkait pengelolaan keuangan, Kapolres menegaskan pentingnya evaluasi penyerapan anggaran secara berkala melalui Anev triwulan, guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan Anev kemudian dilanjutkan dengan paparan dari Kasat Intelkam, Kabag SDM, Kabag Ops, serta Kabag Ren Polres Sanggau. Paparan tersebut meliputi situasi kamtibmas, kondisi personel, rencana operasional, hingga perencanaan anggaran sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan keputusan pimpinan.
Sementara itu, Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh arahan Kapolres wajib dilaksanakan dan menjadi bahan evaluasi bagi para perwira. Ia juga menekankan bahwa Anev dan gelar operasional harus dilaksanakan secara berjenjang sesuai mekanisme yang berlaku.
Kompol Radian turut menyoroti keterbatasan jumlah personel dibandingkan dengan Daftar Susunan Personel (DSP) yang ada. Menurutnya, kondisi tersebut harus dikelola secara bijak melalui penguatan manajemen operasional, termasuk pelaksanaan Program Swasembada Jagung yang menjadi atensi pimpinan pusat.
Selain itu, operasional Polres Sanggau tahun 2026 akan berpedoman pada Kalender Kamtibmas dan Perkiraan Intelijen dengan penguatan deteksi dini serta kegiatan penggalangan.
Pemanfaatan aplikasi DORS, optimalisasi penggunaan handy talky (HT), serta kecepatan pelaporan setiap kejadian oleh Kapolsek jajaran juga menjadi penekanan utama guna meningkatkan responsivitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.













