Diserang Hama Setiap Musim, Hasil Panen Petani Sajingan Terus Menurun

  • Bagikan
Petani di wilayah perbatasan Sajingan menghadapi ancaman hama yang merusak tanaman padi, menyebabkan produksi merosot. SUARAINDO.ID/SK

Suaraindo.id – Dalam beberapa tahun terakhir, petani padi di Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, menghadapi penurunan hasil panen yang cukup signifikan. Kondisi ini dipicu oleh serangan hama yang hampir setiap tahun muncul, baik secara bergantian maupun bersamaan, sehingga sulit dikendalikan, Senin (2/3/2026).

Salah seorang petani setempat, Itek, mengungkapkan bahwa lahan sawahnya kerap menjadi sasaran berbagai jenis hama. Tikus sawah, misalnya, sering merusak batang dan menjatuhkan tanaman padi yang sedang tumbuh.

Tak hanya itu, serangan wereng batang coklat dan penggerek batang juga menyebabkan tanaman menguning dan mati sebelum waktunya dipanen. Kondisi tersebut membuat produktivitas padi terus merosot dari musim ke musim.

Selain hama utama tersebut, ulat batang, walang sangit, hingga burung pemakan padi turut memperparah kerusakan di areal persawahan. Beragam upaya telah dilakukan petani untuk menekan serangan, mulai dari penggunaan pestisida hingga berbagai metode tradisional, namun hasilnya belum menunjukkan perubahan signifikan.

“Setiap musim tanam selalu ada hama yang menyerang. Kami sudah mencoba berbagai cara untuk mengatasinya, tetapi hasilnya tetap belum maksimal,” ujar Itek.

Ia mengaku, turunnya produksi padi berdampak langsung pada pendapatan petani. Penghasilan dari bertani kini tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti sebelumnya. Ironisnya, ia dan keluarganya harus membeli beras untuk konsumsi sehari-hari karena hasil panen sendiri tidak mencukupi.

“Penghasilan dari bertani sekarang jauh menurun. Panen sedikit, sementara kebutuhan tetap berjalan, sehingga kami terpaksa membeli beras untuk makan sehari-hari,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi ini menjadi persoalan serius bagi petani di kawasan perbatasan. Ia berharap ada perhatian dan dukungan dari pihak terkait, baik berupa pendampingan teknis, penerapan pengendalian hama terpadu, maupun bantuan sarana dan prasarana pertanian agar hasil panen dapat kembali meningkat.

Bagi para petani di Sajingan, sawah bukan sekadar sumber penghasilan, melainkan tumpuan hidup yang kini semakin berat untuk dipertahankan.

“Kami sangat berharap ada perhatian dan langkah nyata agar serangan hama bisa dikendalikan dan hasil panen kami bisa kembali normal,” harapnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
  • Bagikan