Suaraindo.id – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Beduai melaksanakan kegiatan pemupukan tanaman jagung di lahan demplot produktif yang berada di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana bersama personel Polsek Beduai dan kelompok sukarelawan masyarakat setempat.
Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana mengatakan, lahan demplot jagung yang dikelola tersebut diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Beduai.
“Kami berharap lahan demplot jagung ini dapat menghasilkan panen yang optimal serta menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program 2 Gugus Tugas Polri tentang Pemanfaatan Lahan Produktif dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Sanggau.
Dalam kegiatan itu, pemupukan dilakukan pada tanaman jagung yang telah berusia 47 hari dengan luas lahan sekitar dua hektare. Adapun pupuk yang digunakan meliputi pupuk Urea, NPK, dan KCL guna meningkatkan kesuburan tanaman serta mendukung pertumbuhan jagung agar lebih optimal.
Personel Polsek Beduai bersama kelompok sukarelawan tampak bergotong royong melakukan pemupukan di seluruh area lahan demplot. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat sebagai bentuk sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.
AKP Heri Triyana menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian produktif.
“Pemupukan ini dilakukan untuk menjaga kesuburan tanaman jagung agar pertumbuhannya maksimal dan hasil panennya nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami juga terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lahan produktif sebagai upaya bersama mendukung ketahanan pangan,” katanya.
Selain itu, menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kerja sama dan gotong royong di bidang pertanian.
Ia menambahkan, keberhasilan program ketahanan pangan sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, terutama dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan lahan pertanian di tingkat desa.













