SUARAINDO.ID ------ SMP Negeri 1 Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 sesuai petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur.
Pelaksanaan MPLS berlangsung lancar sejak resmi dibuka pada Senin lalu.
Kepala SMPN 1 Sambelia, Rusniawan, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan dengan membentuk panitia sehingga pelaksanaan MPLS berjalan tertib tanpa kendala berarti.
"Alhamdulillah kami mengikuti juknis dari Dinas Pendidikan. Sejak hari Senin kami sudah membuka kegiatan secara resmi dan sampai saat ini pelaksanaannya berjalan lancar," ujarnya saat ditemui di sekokah, Selasa 14 Juli 2026.
Rusniawan mengungkapkan, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini sempat menjadi tantangan, karena jumlah pendaftar melebihi kuota yang ditetapkan.
Awalnya sekolah mendapat alokasi sebanyak 192 siswa atau enam rombongan belajar (rombel). Namun, jumlah pendaftar mencapai 226 orang sehingga sekolah mengalami kelebihan kapasitas.
Untuk mengakomodasi seluruh peserta didik baru, pihak sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Hasilnya, sekolah tetap menggunakan enam rombel dengan jumlah siswa per kelas mencapai 47 hingga 48 orang.
"Jumlah pendaftar mencapai 226 siswa, sehingga kami mengalami over kapasitas. Solusi yang diberikan adalah kelas diisi lebih banyak, sekitar 47 sampai 48 siswa per rombel," jelasnya.
Selain persoalan jumlah siswa, Rusniawan juga menyoroti keterbatasan sarana dan prasarana sekolah. Menurutnya, kondisi fasilitas yang ada belum sepenuhnya memadai untuk menunjang proses belajar mengajar, terlebih dengan meningkatnya jumlah peserta didik.
Karena itu, pihak sekolah telah mengusulkan program revitalisasi guna meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di SMPN 1 Sambelia.
Ia menyampaikan, berdasarkan informasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, SMPN 1 Sambelia masuk dalam daftar sekolah yang akan menerima program revitalisasi.
"Alhamdulillah, saat acara perpisahan siswa, Kepala Bidang SMP menyampaikan di hadapan para wali murid bahwa SMPN 1 Sambelia menjadi salah satu penerima program revitalisasi dari total sekitar 170 sekolah SD, SMP negeri maupun swasta di Lombok Timur," kata Rusniawan.
Program revitalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah sehingga mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal di tengah meningkatnya jumlah peserta didik setiap tahunnya.