Suaraindo.id – Pembangunan intake dan jaringan perpipaan air bersih oleh Perumda Tirta Muare Ulakan di Desa Sanatab, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, menuai sorotan dari masyarakat setempat. Di tengah harapan akan akses air bersih yang layak, warga mendukung proyek tersebut namun meminta agar keberadaannya benar-benar membawa manfaat nyata.
Kepala Desa Sanatab, Rino, menegaskan bahwa pada prinsipnya masyarakat tidak menolak pembangunan intake serta jaringan perpipaan air bersih yang dikelola perusahaan daerah tersebut.
“Pada prinsipnya kami tidak menolak pembangunan intake di desa ini. Tetapi kami ingin memastikan keberadaannya benar-benar memberi dampak langsung bagi warga, bukan hanya sekadar proyek fisik,” ujar Rino, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, akses terhadap air bersih yang memadai dan berkelanjutan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Karena itu, sistem intake dan distribusi air yang dibangun diharapkan mampu menjawab persoalan ketersediaan air bersih secara merata dan berkeadilan.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Kami berharap jaringan yang dibangun bisa menjangkau masyarakat dan memberikan layanan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Selain soal distribusi, pemerintah desa juga menyoroti pentingnya kontribusi sosial dari pengelolaan fasilitas tersebut terhadap desa. Rino menilai, skema kontribusi perlu dirumuskan secara terbuka melalui musyawarah desa agar dapat memberikan nilai tambah, termasuk potensi peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD).
“Kami mendorong adanya kontribusi yang jelas untuk desa. Mekanismenya harus dibahas dalam musyawarah dan disepakati bersama agar transparan,” katanya.
Ia menyebut, kontribusi tersebut bisa diarahkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), koperasi, maupun lembaga masyarakat lainnya sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lokal.
Tak hanya itu, pemerintah desa juga berharap pengoperasian dan pengelolaan intake melibatkan tenaga kerja dari kalangan warga setempat. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Warga jangan hanya menjadi penonton. Kami berharap ada keterlibatan tenaga kerja lokal supaya manfaat ekonominya juga dirasakan masyarakat,” tutup Rino.
Masyarakat Desa Sanatab berharap pembangunan infrastruktur air bersih tersebut tidak hanya menjadi simbol pembangunan, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan nyata bagi kualitas hidup warga di wilayah perbatasan tersebut.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













