Menjemput Terang di Ujung Negeri: Bupati Tancapkan Tiang Listrik Pertama di Tanjung Lambai

  • Bagikan
Bupati Ketapang saat Safari Ramadhan ke desa Senduruhan. (Suaraindo.id/ist)

Suaraindo.id – Harapan panjang masyarakat Dusun Tanjung Lambai, Desa Senduruhan, Kecamatan Hulu Sungai, untuk menikmati aliran listrik akhirnya mulai menemukan titik terang. Dalam rangkaian kunjungan kerja dan silaturahmi Ramadan pada (1/3/2025), Bupati Ketapang hadir langsung di tengah masyarakat, bahkan bermalam di rumah warga, sekaligus memimpin penancapan tiang listrik pertama di dusun tersebut.

Kedatangan Bupati disambut penuh khidmat dan meriah. Prosesi adat setempat dan atraksi pencak silat menjadi simbol penghormatan masyarakat kepada kepala daerah pertama yang secara resmi menginjakkan kaki di wilayah mereka. Momen ini menjadi catatan bersejarah sekaligus wujud eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat di pelosok.

Kebersamaan semakin terasa saat waktu berbuka puasa tiba. Bertempat di Masjid Al-Hidayah, satu-satunya pusat peribadatan umat Islam di dusun itu, Bupati duduk bersila bersama warga di atas hamparan permadani. Dalam suasana sederhana dan penuh kehangatan, ia berdialog langsung mengenai kondisi ekonomi, infrastruktur, hingga harapan masyarakat terhadap pembangunan desa.

Sebagai bentuk kedekatan tanpa sekat, Bupati memilih menginap satu malam di rumah warga. Hingga larut malam, ia mendengarkan aspirasi masyarakat, menyerap berbagai persoalan, sekaligus memastikan bahwa setiap kebutuhan yang disampaikan menjadi perhatian pemerintah daerah.

Keesokan paginya, sejarah baru pun tercipta. Bersama tim PLN dan masyarakat, Bupati turun langsung bergotong royong menancapkan tiang listrik pertama. Ia turut memegang dan mengangkat tiang besi bersama warga, menandai dimulainya pembangunan jaringan listrik yang telah lama dinantikan.

“Kehadiran saya di sini bukan sekadar kunjungan formal. Saya ingin merasakan langsung denyut kehidupan warga. Penyambutan dengan adat dan pencak silat di Masjid Al-Hidayah ini adalah bukti kekayaan budaya dan kerukunan kita yang luar biasa,” ujarnya di hadapan masyarakat.

Sebagai simbol komitmen pembangunan, Bupati juga menandatangani prasasti di atas papan kayu yang menjadi penanda historis kehadiran kepala daerah pertama di dusun tersebut. Penandatanganan itu menjadi lambang bahwa komitmen pemerintah telah terpahat kuat di jantung Tanjung Lambai.

Sebelum berpamitan, Bupati menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan warga kurang mampu sebagai wujud kepedulian sosial pemerintah.

Kunjungan ini sejalan dengan visi “Pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang maju dan mandiri”, memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di ujung wilayah, dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan daerah.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan