Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bersama Aparat Gabungan dan Pemda Sosialisasikan Bahaya PEKAT kepada Pelajar di Oksibil

  • Bagikan
Satgas Yon Parako 466 Pasgat bersama aparat gabungan TNI–Polri dan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar sosialisasi pencegahan penyakit masyarakat (PEKAT) kepada pelajar SMP Negeri 1 Oksibil, Kamis (1/5/2026).

Suaraindo.id  — Satgas Yon Parako 466 Pasgat bersama aparat gabungan TNI–Polri dan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar sosialisasi pencegahan penyakit masyarakat (PEKAT) kepada pelajar SMP Negeri 1 Oksibil, Kamis (1/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut diikuti sekitar 350 pelajar. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang bahaya narkoba, minuman keras, judi, serta berbagai bentuk perilaku menyimpang lainnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pegunungan Bintang, Kalep Alimdam, yang memimpin kegiatan itu menegaskan pentingnya pembinaan generasi muda dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba di wilayah Pegunungan Bintang.

“Generasi muda harus dibekali pemahaman sejak dini agar mampu menjauhi berbagai bentuk penyakit masyarakat yang dapat merusak masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Oksibil, Fince Titus Giey, menegaskan komitmen pihak sekolah dalam menindak tegas siswa yang terbukti mengonsumsi narkoba maupun minuman keras, termasuk melalui langkah-langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Kalep Alimdam juga menjelaskan bahwa Tim PEKAT telah aktif sejak tahun 2025, setelah dibentuk oleh Bupati Pegunungan Bintang. Ia menambahkan, ke depan akan dilakukan langkah pembinaan lanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan dan tes urine bagi siswa.

Wakil Ketua Komisi C DPRK Pegunungan Bintang, Jefri D. Singpanki, S.T., memastikan bahwa dasar hukum penertiban penyakit masyarakat akan segera disahkan. Ia menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami akan memastikan regulasi ini menjadi landasan kuat dalam upaya pemberantasan penyakit masyarakat,” tegasnya.

Kepala Distrik Oksibil, Yanuarius Opki, turut mengimbau para pelajar untuk menjauhi rokok yang dinilai sebagai pintu awal menuju penyalahgunaan narkoba.

Di sisi lain, Danpos Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Kapten Pas Achmad Rifai, S.Tr.(Han), memberikan motivasi kepada para siswa agar menjauhi narkoba dan berbagai penyakit masyarakat.

“Menjaga diri dari perilaku negatif adalah langkah penting untuk meraih cita-cita dan membahagiakan keluarga,” pesannya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan patroli bersama menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, melintasi jalur SMP Negeri 1 Oksibil – Pertigaan Tugu Kalomdol – Kantor Distrik Oksibil. Patroli ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap lingkungan sekolah dan sekitarnya.

Seluruh kegiatan berlangsung tertib dengan dukungan aparat TNI/Polri, Satpol PP, tokoh masyarakat, pemuda, serta para guru. Diharapkan, melalui kegiatan ini kesadaran pelajar terhadap bahaya penyakit masyarakat semakin meningkat, sehingga mampu menciptakan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.

  • Bagikan