Dinkses Sanggau Sebut Ada 58 Kasus DBD dalam Sepekan Ini

  • Bagikan
Petugas saat melalukan pengasapan fogging di Sanggau. SUARAINDO.ID/Herman

Suaraindo.id – Dalam sepekan ini,kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dikabupaten Sanggau meningkat cukup signifikan. Sehingga Dinas Kesehatan harus kerja extra melakukan foging atau pengasapan serta edukasi kepada masyarakat, agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan berprilaku Hidup Bersih dan Sehat, guna membasmi Nyamuk aedes aegypti dan memutus mata rantai penyebar DBD.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau Stepanus Joned pada Rabu (29/11/2023).

“Hingga 28 November kasus DBD di Kabupaten Sanggau ini berjumlah 355 orang dengan kematuan 12 orang,sedangkan satu mingnggu sebelumnya (20/11) hanya 297 orang de ngan angka kematian 10 orang ,jadi dalam jangka waktu seminggu ini DBD bertambah 58 kasus dan 2 orang meninggal dunia,” ungkap Stepanus.

Menurut Stepanus,dalam mobilnisasi fogging ini,pihaknya bekerja sama dengan BPBD dan Unsur Polres serta Babinsa Koramil Kodim 1204-01/ Kapuas,seperti yang dilakukan sekarang ini di kelurahan Beringin Munggok Badang. Rt 021/007

“Fogging sasaran kami adalah di Tempat yang basah dan kembab,disinilah tempat nyamuk bertelur dan sarang harus kita basmi,”kata Tri Dibyo dari BPBD saat istirahat didampingi Koptu Asmadi dan Serda Sutikni qbggota Babinsa dikediaman Erkan Ketua RT 021.

Dikatakan Tri Dibyo,dalam melakukan foging Pihaknya menggunakan 4 mesin yang kita bagi menjadi dua rombongan nelusuri sasaran dengan tidak mengenal waktu,sekalipun diteriknya sinar matahari.

Sementara Erkan ketua RT 021 mengatakan penyemprotan yang dilakukan di RTnya itu,atas permintaan warga, mereka hawatir akan terserang DBD.

“Memang sih belum ada warga kita yang terkena DBD dan itu harus kita waspadai,” ujarnya

  • Bagikan