Sekilas Info

Dana Desa

Aparat Penegak Hukum dan Inspektorat Diminta Periksa Dana Desa Purwakarya

Suaraindo.id - Herman Ketua LSM PPD (Peduli Pembangunan Daerah) Musirawas, turut mengomentari terkait jalan cor beton menuju embung (Danau Buatan) di Desa T2. Purwakarya Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan yang baru rampung dibangun sudah retak.

Herman menyampaikan, pihak Inspektorat Kabupaten Musirawas harus aktif dan memeriksa temuan masyarakat dan media.

Menurutnya hal itu menimbulkan tanya besar, ada apa dengan proyek tersebut. Pasti ada yang salah dan tidak sesuai aturan. Demikian juga bagunan fisik lainya yang menggunakan dana desa (DD) di Desa Purwakarya.

Sepengetahuan dirinya, setiap proyek yang menggunakan uang negara tentu sudah melewati tahapan dan dipersiapkan spesifikasi teknis terbaik sehingga hasil pembangunannya dapat bertahan lama.

"Kalau baru dibangun sudah retak, kita duga ada yang salah dalam pekerjaannya, apalagi yang namanya proyek pakai uang negara pasti telah di siapkan RAB terbaik, material terbaik agar kualitasnya bagus dan awet," ungkapnya kepada awak media, Minggu (28/6/2020).

Herman juga menanggapi kondisi fasilitas pendukung Ikon Wisata Embung Desa Purwakarya seperti Kayu Gazebo yang terlihat retak dan berserabut, papan jembatan berlobang, WC tidak ada bak penampung, belakang bangunan WC tidak di plaster.

Dia meminta APH (Aparat Penegak Hukum) dan Inspektorat melakukan pemeriksaan.

"Kalau kondisi fasilitas pendukung Embung terlihat ada yang janggal ya saya minta pihak Tipikor Polres Mura, Kejaksaan Negeri Lubuklinggau dan Inspektorat segera melakukan pemeriksaan ada tidak uang negara yang menyimpang dari beberapa proyek fisik dari DD tersebut," ujarnya.

Untuk itu, Herman berharap agar seluruh penggunaan DD termasuk BLT DD dan banyak pos dana lain dari DD turut diperiksa.

"Bukan saya menuduh tapi yang fisiknya kelihatan saja seperti itu apalagi yang tidak kelihatan," katanya.

"Maka dari itu sekali lagi saya minta pihak berwenang segera melakukan Penyelidikan, soalnya itu uang rakyat jadi tolong jangan main-main," tegasnya.

Penulis: Hendriansyah
Editor: Kundori

Baca Juga