Suaraindo.id—Guna penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji hadir bersama Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie beserta jajaran Forkopimda, dalam kegiatan pemancangan tiang pertama pembangunan masjid agung nurul islam Kota Singkawang, di jalan Aliayang, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, pada Selasa (28/12/2021).
Pemancangan tiang pertama tersebut, menjadi tanda awalnya pembangunan mesjid agung nurul islam Kota Singkawang dengan dilakukan penekanan tombol sirine bersama Gubernur Kalbar Sutarmidji, Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie dan jajaran Forkopimda. Hal pembangunan mesjid tersebut sempat tertunda beberapa waktu yang lalu.
Gubernur Kalbar Sutarmidji dalam sambutannya, mengatakan pembangunan mesjid agung nurul islam mudah-mudahan cepat rampung. Jika pembangunan mesjid agung nurul islam terlalu lama selesai banyak yang kritikan.
“Mudah-mudahan cepat selesai, Karena kalau lama selesai pasti banyak sekali gunjingannya. Terus yang menggunjing biasanya tidak berkaitan dengan hal itu. Kalau suruh cari dana tidak mau cari, kerjanya hanya cuma lihat saja,” ucap Sutarmidji dalam sambutannya, Selasa (28/12/2021)
Sutarmidji juga menyampaikan, yang terpenting barang-barang dari satuan harga sesuai, begitu juga dengan yang lainnya. Ia berharap kedepannya masalah sosial lainnya tidak banyak. Karena membangun apapun pasti akan dihadapkan dengan tantangan yang besar.
“Jadi Panitia pelaksana kerja dan Pemerintah Daerah pasti menghadapi hal seperti itu tapi jalankan saja. Kalau kita berhadapan seperti ini tidak bisa mengelak.” jelas ucap Gubernur Kalbar.
Masih Gubernur, “Kalau anggaran separuhnya tentu sudah ada. Ini pesan saya jangan sampai terkecoh dengan hal-hal yang tak ada kaitannya,” ujarnya.
Kepada Awak Media, Gubernur Kalbar Sutarmidji juga mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar tentu siap membantu kekurangan yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kota Singkawang dalam pembangunan Masjid Agung Nurul Islam. Sutarmidji menegaskan, bahwa pihaknya ikut andil dalam proses pembangunan Masjid Agung di Kota Singkawang.
“Yang jelas, masalah berapa dan keperluan apa kontribusi Pemprov, pasti ada,” katanya.
“Provinsi kan nambah, makanya harus cepat dalam anggaran, mudah-mudahan dewanpun juga turut cepat menganggarkan,” pungkas Gubernur Kalbar Sutarmidji.
Sementara ditempat yang sama, Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan bahwa dalam satu tahun pengerjaan pembangunan Masjid Agung Nurul Islam ini, membutuhkan anggaran sebesar Rp 50 miliar. Tentu, pihaknya telah menyiapkan anggaran pembangunan tersebut sebesar kurang lebih Rp 24 miliar dari APBD Kota Singkawang.
Ia berharap Pemprov Kalbar serta pihak lainnya agar dapat bersama-sama turut membantu dalam pembangunan Mesjid Agung Nurul Islam tersebut, kelak menjadi ikon baru di Kota Singkawang.
“Karena Masjid Agung Nurul Islam ini adalah milik kita bersama, dan tempat ibadah kita semua, serta menjadi salah satu ikon baru Kota Singkawang,” papar Walikota Singkawang.
Tjhai Chui Mie juga berterimakasih kepada Gubernur Kalimantan Barat atas dukungan yang telah diberikan kepadanya. Secara gamblang, Gubernur berpesan kepada Tjhai Chui Mie untuk tetap maju, tidak menyerah dan tidak takut terhadap kritikan orang lain.
Walikota Singkawang menargetkan pembangunan Masjid Agung Nurul Islam rampung pada 6 Desember 2021 mendatang.
“Saya sangat berterimakasih kepada beliau, karena beliau selalu memberikan masukan serta saran kepada saya dalam pembangunan Masjid Agung di Kota Singkawang ini,” tutupnya.













