Pasca Lebaran, Bencana Banjir Bandang Landa Dua Kecamatan di Landak

  • Bagikan
Banjir Bandang yang melanda di Landak belum lama ini. SUARAKALBAR.CO.ID SS

Suaraindo.id– Pasca lebaran Idul Fitri, banjir bandang menerjang dua kecamatan di Kabupaten Landak. Banjir bandang terjadi karena hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari dan malam hari serta mengakibatkan meluapnya Sungai Pangaal Menyuke dan Sungai Behe Kuala Behe.

Adapun dua kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Menyuke dan Kecamatan Kuala Behe.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Landak, Rosiadi membenarkan beberapa desa di Kecamatan Menyuke dan Kecamatan Kuala Behe terendam banjir.

Namun, pihaknya ada yang sudah, dan ada masih melakukan pendataan terhadap desa yang terdampak.

“Ternyata banjir yang terjadi ini kita kelapangan di dua kecamatan ini, di Dusun Sengankam Desa Permit Kecamatan Kuala Behe adalah banjir bandang. Kemudian di Dusun Jabeng Desa Mamak Kecamatan Menyuke banjirnya tidak lama. Ketika kita mau kelapangan airnya sudah surut. Tapi akibat banjir bandang ini meninggalkan kerugian harta benda,” kata Rosiadi di Ngabang, Jumat (13/5/2022).

Mambah sapaan akrabnya, mengatakan berdasarkan data dari Kepala Desa Mamek Andres menjelaskan rumah yang terendam akibat banjir bandang ada 38 unit rumah dari 6 dusun ada 2.265 jiwa. Dengan kedalaman air 1-1,5 meter. Sementara itu tidak ada pengungsian warga.

Ia juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Landak memalui BPBD Kabupaten Landak sudah menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak.

“Seperti di Desa Mamek Kecamatan Menyuke bantuanya sudah kita kirim, dan sudah langsung disampikan kepada kepala desanya, dan diterima langsung oleh kadesnya,” aku Mambah.

Demkian juga, pihaknya, sudah melakukan monitoring daerah Permit Kecamatan Kula Behe.

“Dari hasil laporannya nanti kita akan tahu berapa jumlah yang terdampak,” katanya.

  • Bagikan