Bulan Kitab Suci Nasional di Sekadau Resmi Dimulai

  • Bagikan

Suaraindo.id – Pelaksanaan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) tahun 2022 resmi dimulai. Hal tersebut dengan dimulainya lomba pawai dan karnaval BKSN 2022, Rabu (28/9/2022).

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Gregorius Rigen mengatakan kegiatan tersebut baru telah dilaksanakan, setah dua tahun vakum.

“Dan tahun ini BKSN sudah bisa dilaksanakan 28 sampai tanggal 1 Oktober yang difokuskan dirumah Betang. Ada lomba kuis kitab suci, lomba membaca kitab suci bertutur kitab suci lomba mazmur lomba pawai dan karnaval,” katanya.

Bupati Sekadau Aron mengucapkan atas nama pribadi dan pemerintah daerah Kabupaten Sekadau selamat melaksanakan bulan kitab suci nasional di Kabupaten Sekadau.

“Mudah-mudahan di ajang kitab suci ini kita semua dituntut untuk membaca kitab suci merenungkan dan menghayati sebagai pedoman iman kita dan yang kedua tentu kami juga mengucapkan terima kasih kepada kita semua kepada para pastor, kepada ketua kring, kepada para panitia yang telah terlibat dan juga masyarakat sekalian. Sehingga, hari ini antusias masyarakat antusias keluarga yang hadir tempat ini luar biasa dan tentu ini menambah semangat kita bersama,” kata Bupati.

Dirinya berharap agar tema yang direnungkan seperti “Allah Sumber Harapan Hidup Baru” tema ini diambil perangkat dari situasi dan kondisi situasi dunia dan juga situasi nasional terhadap beberapa persoalan yang dihadapi bangsa maupun dunia saat ini.

“Oleh karena itu sesuai dengan sub temanya carilah Allah maka kamu akan hidup jadi artinya kita memang dalam setiap menghadapi persoalan rintangan tentu kita menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Karena Tuhan yang mempunyai kehidupan di dunia ini jadi oleh karena itu agenda-agenda seperti ini bapak ibu sekalian kami pemerintah dukung kami pemerintah dorong dan bahkan hampir setiap tahun kita agendakan kegiatan-kegiatan seperti ini,” terangnya

“Ini juga dalam rangka bagaimana imam kita bertumbuh berkembang dengan baik di Kabupaten sekadar yang kita cintai ini dan sekali lagi terima kasih kepada umat-umat dari agama lain yang juga telah mensupport kegiatan-kegiatan ini sehingga kegiatan ini juga bisa berlangsung dengan baik dengan aman,” tambahnya.

Sementara itu, Vikjen Keuskupan Sanggau Pastor Yadi Pr mengatakan, Bulan Kitab Suci Nasional yang jatuh bulan September. Selama 1 bulan tersebut umat dianjurkan untuk semakin dekat dan mengenal Allah lewat membaca kitab suci.

“Oleh karena itu diharapkan juga umat itu mempunyai kitab suci sekarang sebenarnya kita tidak perlu membawa kitab suci yang tebal itu seperti ini ke mana-mana tetapi kita bisa punya kitab suci masing-masing di HP kita karena ada aplikasi bermacam-macam jenis kitab suci termasuk kitab suci kita bisa kita download dan aplikasi di HP kita masing-masing sehingga kita bisa lebih dekat dan mengenal Allah dengan membaca kitab suci,” katanya.

Ia menambahkan bahwa sedikit sejarah bagaimana bulan kitab suci itu bisa seperti sekarang ini gagasan untuk tekun membaca kitab suci berawal dari salah satu dokumen yang dihasilkan oleh konsili Vatikan yang kedua yaitu dimulai tahun 1962 sampai 1965 dan salah satu dokumennya itu adalah deterbum dokumen ini berbicara tentang kitab suci dan para bapak kunci ini menganjurkan dengan sangat agar jalan masuk menuju kitab suci dibuka selebar-lebarnya dan gereja Indonesia.

“Dalam rangka supaya umat itu lebih masuk menuju kitab suci dimulai dengan menterjemahkan kitab suci dalam bahasa Indonesia kemudian menetapkan satu pekan di Bulan September itu sebagai bulan untuk lebih dekat dan mengenal kitab suci firman Tuhan itu baru tahun 1977 ditetapkan satu bulan yaitu bulan September sebagai bulan kitab suci nasional tahun ini tahun 2022,” jelasnya.

“Maka saya mengajak seluruh umat untuk membuka kembali kitab suci yang mungkin lama terbengkalai di rak buku dan mendownload kitab suci itu di HP kita masing-masing kita mulai membacanya kita mulai memahaminya untuk hidup baru dalam situasi dan keadaan yang kita hadapi masing-masing karena itu saya sangat mendukung secara pribadi kegiatan mengisi bulan kitab suci nasional tahun ini,” pungkasnya.

  • Bagikan