Suaraindo.id – PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan meluncurkan program magang bagi pelajar yang tinggal di sekitar terminal bahan bakar (fuel terminal) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Program ini bertujuan untuk membuka wawasan dan memberikan pengalaman praktis kepada generasi muda di daerah tersebut.
Program magang ini akan dilaksanakan di lima fuel terminal Pertamina Patra Niaga, yaitu Sorong, Manokwari, Nabire, Namlea, dan Sanana. Direktorat Sumber Daya Manusia dan Penunjang Bisnis Pertamina Patra Niaga, Mia Krishna, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga membangun karakter dan semangat juang para peserta.
“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan kepada generasi muda bahwa dengan disiplin dan tekun belajar, mereka dapat memiliki mimpi yang besar. Semangat ini sangat penting agar mereka berani berusaha dan mencari jalan dalam mencapai impian mereka,” ungkap Mia.
Sebanyak 27 pelajar terpilih mengikuti program magang selama tiga bulan, terlibat dalam berbagai aktivitas di fuel terminal seperti penerimaan, penimbunan, distribusi BBM, pemeliharaan, perencanaan, serta menjaga kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan. Dari para peserta, 11 peserta terbaik akan dipilih berdasarkan penilaian keaktifan, perilaku, dan kemampuan mereka selama magang.
Lebih dari itu, Pertamina Patra Niaga juga mengajak BUMN lainnya di Regional Papua Maluku untuk berkolaborasi dalam program ini. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan cita-cita untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dapat tercapai lebih cepat.
Melalui inisiatif ini, Pertamina Patra Niaga tidak hanya berperan dalam pengembangan sumber daya manusia, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi di daerah 3T, memberikan harapan bagi generasi muda untuk menggapai impian dan meningkatkan kualitas hidup di daerah mereka.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













