Kadisdik Kota Singkawang Berikan Lima Arahan Penting Jelang Libur Nataru

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Asmadi, foto : suara kalbar

Suaraindo.id – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, mengeluarkan lima arahan strategis yang ditujukan kepada seluruh Kepala Sekolah, guru, dan warga sekolah dari jenjang TK, SD, SMP, hingga PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) baik negeri maupun swasta di seluruh wilayah Kota Singkawang.

Arahan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung semangat pendidikan, sejalan dengan visi Kota Singkawang sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata yang ramai dikunjungi, terutama saat liburan.

Lima Arahan Kadisdik Singkawang

  1. Penataan Lingkungan Sekolah dengan Konsep “Sekolah Menyenangkan”
    Setiap sekolah diminta untuk menciptakan ruang kelas yang menyenangkan dan memperindah area hijau di lingkungan sekolah. Konsep ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan belajar siswa dan memanfaatkan lahan sekolah secara produktif.
  2. Pencahayaan yang Memadai dan Hiasan Warna-Warni
    Asmadi menekankan pentingnya pencahayaan yang cukup, bahkan merekomendasikan penggunaan lampu hias warna-warni untuk memberikan kesan yang semarak dan menarik, khususnya saat malam hari.
  3. Penggantian Spanduk Usang dengan Konten Pendidikan yang Semarak
    Spanduk atau umbul-umbul yang sudah usang dan tidak relevan harus segera diganti. Sebagai gantinya, sekolah diminta menampilkan spanduk dengan pesan-pesan pendidikan yang inspiratif dan semarak untuk menciptakan suasana positif di lingkungan sekolah.
  4. Menciptakan Sekolah Sebagai “Surga” Bagi Peserta Didik
    Sekolah diharapkan menjadi pusat pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menjadi tempat pembentukan karakter, budaya, dan peradaban. Lingkungan sekolah harus menjadi tempat di mana peserta didik merasa dihargai dan nyaman.
  5. Sekolah Bebas dari Intoleransi dan Kekerasan
    Asmadi menegaskan bahwa sekolah harus menjadi zona hijau, bebas dari perundungan (bullying), kekerasan, intoleransi, serta ancaman narkoba dan perilaku menyimpang seperti ngelem. Lingkungan yang merdeka ini akan mendorong siswa untuk belajar dengan tenang dan percaya diri.

Harapan untuk Liburan yang Aman dan Produktif

Asmadi berharap seluruh sekolah dapat melaksanakan arahan ini dengan baik, tidak hanya menjelang libur Nataru, tetapi juga untuk menciptakan budaya positif di lingkungan sekolah sepanjang tahun.
“Jadikan sekolah kita tempat yang menyenangkan bagi seluruh warga sekolah. Sekolah harus menjadi ruang yang mendukung kemajuan pendidikan, pembentukan karakter, dan tumbuhnya peradaban yang baik,” ujarnya.

Melalui arahan ini, Kota Singkawang diharapkan tidak hanya menjadi kota pendidikan yang unggul, tetapi juga menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan inspiratif bagi semua

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan