Makna Hari Guru Nasional 2024: Refleksi dan Harapan Calon Guru Profesional

  • Bagikan
Suasana Kelas ketika Raffi, seorang guru memberikan materi di salah satu sekolah menengah pertama di Pontianak, foto : siuara kalbar

Suaraindo.id – Dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional 2024, Raffi Augus Syudachi, mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Tanjungpura, berbagi pandangannya tentang makna hari yang istimewa ini. Baginya, Hari Guru Nasional bukan sekadar perayaan, tetapi momen refleksi untuk menghormati jasa guru sekaligus motivasi bagi calon tenaga pendidik profesional seperti dirinya.

“Hari Guru adalah pengingat untuk menghormati dan memotivasi para guru di seluruh Indonesia. Menjadi seorang guru bukanlah tugas yang mudah. Selain mendidik dan membentuk karakter siswa, guru juga menghadapi tantangan administratif, persiapan modul, dan metode pengajaran,” ungkap Raffi.

Tantangan Guru di Era Modern

Raffi menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi profesi guru, terutama di era digital dan modern ini. Salah satu tantangan terbesar adalah adaptasi teknologi yang pesat serta perubahan kurikulum yang sering terjadi.

“Guru harus terus belajar mengikuti perkembangan teknologi. Banyak guru senior merasa kesulitan beradaptasi karena sebelumnya terbiasa dengan metode manual. Ini menjadi tantangan yang nyata di dunia pendidikan saat ini,” jelasnya.

Raffi juga menekankan pentingnya inovasi dalam metode pengajaran agar relevan dengan karakteristik generasi muda yang lebih akrab dengan teknologi digital.

Pengalaman Mengajar yang Berkesan

Sebagai calon guru muda, Raffi memiliki pengalaman mengesankan saat berpartisipasi dalam program MBKM Asistensi Mengajar pada tahun 2022 di SMP 16 Pontianak. Pengalaman tersebut memberinya gambaran nyata tentang dunia pendidikan.

“Mengajar langsung di sekolah memberikan pelajaran berharga. Saya belajar banyak dari guru-guru senior, baik dalam teknik mengajar maupun dalam memahami tantangan pendidikan di lapangan,” tuturnya.

Pengalaman ini memperkuat tekadnya untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menjadi pendidik yang profesional dan adaptif.

Harapan untuk Guru di Indonesia

Dalam refleksi Hari Guru Nasional, Raffi mengutarakan harapan besar untuk kesejahteraan guru, khususnya guru honorer yang sering kali menghadapi upah yang tidak sesuai dengan beban kerja mereka. Ia juga berharap pemerintah dapat menyederhanakan tugas administratif guru agar mereka dapat lebih fokus pada pengajaran.

“Semoga pemerintah semakin memperhatikan nasib guru, terutama guru honorer, dan mengurangi beban administrasi. Dengan begitu, guru dapat lebih maksimal dalam menjalankan peran sebagai pendidik,” ujarnya penuh harap.

Semangat Generasi Muda untuk Pendidikan Indonesia

Hari Guru Nasional menjadi momentum penting bagi calon guru seperti Raffi untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia pendidikan di masa depan. Dengan semangat, tekad, dan inovasi yang dimiliki generasi muda, pendidikan di Indonesia diharapkan dapat terus berkembang menuju arah yang lebih baik.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan