Suaraindo.id – Pemerintah Kabupaten Sintang bekerja sama dengan Universitas Kapuas (Unka) Sintang dalam penyusunan kajian akademis untuk rencana pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aneka Usaha Perseroda Sintang Maju Lestari. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan pendirian BUMD berbasis pada potensi unggulan daerah yang telah terukur dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Rekomendasi Lima Bidang Usaha Potensial
Imam Asrori, akademisi dari Unka Sintang, menyampaikan bahwa timnya telah menyelesaikan kajian akademis terhadap rencana pendirian BUMD tersebut. Setelah mempertimbangkan berbagai faktor, dari 20 bidang usaha awal yang diusulkan, kajian merekomendasikan fokus pada lima bidang usaha utama, yaitu:
- Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE)
- Pabrik Crude Palm Oil (CPO)
- Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)
- Cottage atau penginapan wisata
- Perdagangan umum
“Pemilihan lima bidang ini mempertimbangkan potensi daerah dan analisis ekonomi. Kami optimis usaha ini mampu memberi dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD),” ujar Imam saat paparan di Balai Praja Kantor Bupati Sintang.
Fokus pada Ketahanan Pangan
Kajian juga mengidentifikasi potensi unggulan Kabupaten Sintang di sektor pangan dan pertanian, dengan produk utama seperti padi, jagung, kedelai, cabai rawit, dan timun. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat yang mendorong ketahanan pangan nasional.
“BUMD Sintang Maju Lestari diharapkan bisa mendukung pengelolaan hasil pertanian lokal, meningkatkan nilai tambah, dan memperkuat ekonomi masyarakat,” tambah Imam.
Hasil Analisis dan Proyeksi Keberlanjutan
Proses kajian menggunakan metode Location Quotient (LQ) dan Shift Share Analysis untuk menentukan sektor usaha prioritas yang memiliki daya saing tinggi. Dari hasil tersebut, usaha seperti SPBU, cottage, dan perdagangan umum direkomendasikan sebagai langkah awal.
Imam juga menjelaskan bahwa analisis biaya menunjukkan tiga jenis usaha tersebut dapat menghasilkan keuntungan signifikan dalam waktu 1,5 hingga 2 tahun sejak berdiri. “Kami optimis usaha ini tidak hanya mengembalikan modal dengan cepat tetapi juga membuka lapangan kerja baru di Kabupaten Sintang,” terangnya.
Mendorong Ekonomi Berkelanjutan
Pendirian BUMD ini diharapkan menjadi salah satu upaya strategis Pemkab Sintang untuk mendorong perekonomian daerah yang berkelanjutan. Selain itu, langkah ini diharapkan mampu menciptakan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi daerah secara optimal.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













