Suaraindo.id – Sebanyak 450 personel Yonif 644/Walet Sakti tengah menjalani latihan intensif di Desa Ulu Tubuk, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu. Latihan ini dipimpin langsung oleh Komandan Yonif 644/Walet Sakti, Letkol Inf Tiertona Arga, sebagai bagian dari persiapan sebelum mereka ditugaskan dalam operasi Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Mobile Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG).
“Latihan ini berfokus pada kesiapan tempur dan strategi operasional di medan tugas sebagai bagian dari persiapan satuan sebelum bertugas dalam operasi sebagai Satgas Pamtas Mobile Republik Indonesia-Papua Nugini,” ujar Letkol Inf Tiertona Arga di Kapuas Hulu, Minggu (23/2/2025), seperti dikutip dari ANTARA.
Menurutnya, latihan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari teknik bertahan hidup di medan berat, strategi tempur, hingga komunikasi taktis guna memastikan kesiapan maksimal prajurit dalam menghadapi tantangan di lapangan. Selain itu, latihan ini juga menekankan kerja sama tim dan adaptasi terhadap lingkungan yang dinamis.
Satgas Pamtas Mobile RI-PNG memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan perbatasan negara, mencegah pelanggaran wilayah, serta mendukung stabilitas di daerah perbatasan. Oleh karena itu, kesiapan dan profesionalisme para personel menjadi faktor utama dalam keberhasilan misi ini.
Selain penguatan aspek militer, dalam latihan ini para prajurit juga dibekali dengan wawasan mengenai kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat agar mampu menjalankan tugas dengan pendekatan humanis. Hal ini penting untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara prajurit dan warga di daerah penugasan.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













