Ketersediaan Komoditas Ternak di Kalbar Aman Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

  • Bagikan
Satgas Pangan Kalbar melakukan pengecekan harga dan kesediaan pangan di pasar wilayah Pontianak. SUARAINDO.ID/SK

Suaraindo.id – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Barat memastikan ketersediaan komoditas ternak, seperti telur, daging ayam, dan daging sapi, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Kepala Disbunnak Kalbar, Heronimus Hero, mengungkapkan bahwa pihaknya rutin melakukan evaluasi terhadap konsumsi produk peternakan, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.

“Kami selalu mengevaluasi kebutuhan konsumsi produk-produk ternak terutama pada hari raya keagamaan nasional. Terutama untuk telur, daging ayam dan daging sapi,” katanya melansir dari ANTARA, Kamis (6/3/2025).

Menurutnya, kebutuhan telur dan daging ayam di Kalbar dapat terpenuhi dari produksi lokal. Namun, ia mengingatkan bahwa faktor permintaan yang meningkat dapat mempengaruhi harga di pasar.

“Tinggal nanti supplier lagi di pasar yang biasanya berpengaruh pada harga. Karena adanya peningkatan permintaan tentu berpengaruh pada harga, itu biasanya. Untuk kesediaan daging untuk kita aman di Kalbar,” ujarnya.

Sementara itu, untuk daging sapi, produksi lokal masih terbatas sehingga pasokan tambahan didatangkan dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Produksi lokal kita belum memenuhi permintaan warga yang biasa naik 100 persen. Seperti tahun lalu, kebutuhan konsumsi sebulan 5.000 ton di hari raya naik menjadi 10.000 ton per bulan. Untuk memenuhi inilah ada pasokan daging dari luar baik daging segar dan beku,” tambahnya.

Ia memastikan bahwa ketersediaan daging ayam dan sapi di bulan Ramadhan dan Idul Fitri tetap aman dan mencukupi bagi masyarakat Kalbar.

Sementara itu, Tim Satgas Pangan Polda Kalbar bersama dinas terkait melakukan pengecekan stabilisasi pasokan dan harga bahan pokok penting di Pontianak. Hasil sidak menunjukkan bahwa ketersediaan pasokan masih aman meski ada kenaikan harga pada beberapa komoditas.

Berdasarkan hasil pengecekan, berikut daftar harga bahan pokok di pasaran:

Beras premium: Rp17.000/kg

Bawang bombay: Rp36.000/kg

Bawang merah: Rp30.000/kg

Bawang putih: Rp40.000/kg

Telur ayam: Rp30.000/kg

Cabai rawit: Rp150.000/kg

Daging sapi potong: Rp160.000/kg

Minyak goreng kemasan: Rp9.000/liter

Daging ayam: Rp27.000/kg

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar, Kombes Pol Sardo, mengungkapkan bahwa kenaikan harga cabai rawit merah terjadi akibat keterbatasan pasokan, meski masih dalam batas wajar.

“Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa komoditas cabai rawit merah mengalami kenaikan, namun tidak signifikan akibat keterbatasan pasokan,” ujar Kombes Pol Sardo.

Pihak kepolisian juga akan mendalami apakah kenaikan harga terjadi akibat kendala pasokan atau praktik penimbunan oleh oknum tertentu.

“Ini akan kami lihat kembali karena memang tadi berdasarkan peninjauan kami terjadi kenaikan namun tidak signifikan. Akan kami telusuri apakah naik karena ada penimbunan atau karena kendala teknis lainnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemantauan dan pengecekan harga ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa bahan pokok tetap tersedia dengan harga yang wajar bagi masyarakat. Kepolisian bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan ketat guna mencegah spekulasi harga dan potensi praktik penimbunan yang dapat mengganggu stabilitas pasar,” tegasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan