Pekan Mpara Pade’ Ke-III Resmi Ditutup, Pemkab Sanggau Dukung Pelestarian Budaya Dayak Tarak’ng

  • Bagikan
Pekan Mpara Pade’ Ke-III Dayak Tarak’ng Ditutup dengan Meriah.SUARAINDO.ID/SK

Suaraindo.id – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi menutup kegiatan Pekan Mpara Pade’ Ke-III Dayak Tarak’ng di Kecamatan Balai, Jumat (30/5/2025) malam. Acara penutupan yang berlangsung meriah tersebut turut dihadiri oleh tokoh adat Dayak Sanggau yang juga anggota DPR RI, Paolus Hadi.

Dalam sambutannya, Susana Herpena menyampaikan apresiasi atas komitmen masyarakat Dayak Tarak’ng dalam menjaga dan melestarikan tradisi adat serta budaya leluhur mereka. Ia menilai bahwa Pekan Mpara Pade’ bukan hanya sebatas seremoni, tetapi juga sebagai wujud nyata penghormatan terhadap warisan budaya lokal.

“Pemerintah Kabupaten Sanggau siap mendukung dan bahkan menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan, asalkan pelaksanaannya dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” ujar Susana.

Lebih jauh, Susana berpesan kepada masyarakat agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi serta menjaga kelestarian lingkungan hidup di tengah pesatnya perubahan zaman.

“Saya mengajak masyarakat Dayak Tarak’ng untuk terus merawat harmoni sosial dengan masyarakat lainnya. Pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan semangat menjaga kerukunan dan kelestarian alam,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pekan Mpara Pade’ Ke-III, Gadak, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan syukur atas hasil panen padi kepada roh leluhur. Lebih dari itu, acara ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkokoh persatuan di Kecamatan Balai.

“Kegiatan ini kami gelar sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur dan sebagai simbol kebersamaan masyarakat Dayak Tarak’ng,” terang Gadak.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan, masyarakat Dayak Tarak’ng Kecamatan Balai menyatakan komitmen mereka untuk terus menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Harapan kami, Pemerintah Kabupaten Sanggau dapat terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap kegiatan budaya seperti ini, agar tidak tergerus oleh zaman,” pungkasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan