Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Nanga Taman pada Jumat (17/10/2025) menyebabkan jembatan di Dusun Landau Mentawak, Desa Pantok, roboh. Jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Desa Pantok, Sebabas, dan Nanga Suri di Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo melalui Kasi Humas IPTU Triyono mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Nanga Taman segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Tim yang terdiri dari Kanit Samapta Aiptu Mistiaji, Kanit Binmas Aipda Syamsul Bahri, dan Bripda Wahyu Kusuma mendapati kondisi jembatan sudah tidak bisa dilalui sama sekali.
“Dari hasil pengecekan, jembatan yang berusia sekitar 10 tahun dengan konstruksi tiang kayu dan lantai semen ini roboh akibat fondasi tidak mampu menahan tekanan arus sungai yang sangat deras,” jelas IPTU Triyono, Minggu (19/10/2025).
Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 20 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 3,5 meter. Akibat kerusakan ini, aktivitas warga menjadi sangat terganggu. Pasalnya, jembatan itu merupakan satu-satunya jalur penghubung menuju fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, serta jalur distribusi bahan kebutuhan pokok antar desa.
“Kerusakan ini berdampak besar terhadap mobilitas masyarakat. Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk membahas langkah penanganan sementara,” ujar IPTU Triyono.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga agar tidak mendekati area jembatan yang roboh untuk menghindari potensi bahaya, mengingat arus sungai masih cukup deras.
“Sebagai langkah sementara, kami menyarankan warga menggunakan perahu atau rakit darurat agar aktivitas harian tetap bisa berjalan, terutama untuk akses menuju layanan kesehatan dan pendidikan,” pungkasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













