Pemprov Kalbar Kebut Peningkatan Jalan Simpang Medang–Nanga Mau–Serawai, Ditarget Rampung Akhir Desember 2025

  • Bagikan
Gubernur Kalbar, Ria Norsan saat melakukan kunjungan kerja guna meninjau lokasi pengaspalan jalan Simpang Medang – Nanga Mau – Serawai Kabupaten Sintan.SUARAINDO.ID/SK

Suaraindo.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) terus melanjutkan peningkatan ruas jalan penghubung Simpang Medang–Nanga Mau–Serawai di Kabupaten Sintang. Jalur strategis dengan panjang lebih dari 100 kilometer ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025, dengan progres pengerjaan yang kini telah mencapai sekitar 80 persen.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat melakukan kunjungan kerja dan peninjauan lapangan ke Kabupaten Sintang, Sabtu (13/12/2025). Dalam peninjauan itu, Gubernur didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalbar, Iskandar Zulkarnaen.

Ria Norsan mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses pekerjaan berjalan sesuai target, sekaligus menjamin kelancaran akses transportasi masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kali ini kita meninjau langsung peningkatan ruas jalan Simpang Medang, Nanga Mau, hingga Serawai yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat,” ujar Ria Norsan.

Menurutnya, ruas jalan tersebut memiliki peran vital dalam menunjang mobilitas warga, terutama bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Sintang. Dengan panjang ruas lebih dari 100 kilometer, peningkatan jalan ini diharapkan mampu memperlancar aktivitas ekonomi, distribusi logistik, serta akses sosial masyarakat.

“Memang ruasnya panjang, lebih dari 100 kilometer. Pengerjaan jalan ini kita kebut agar dapat mempermudah mobilitas masyarakat, terutama dalam menyambut Natal dan Tahun Baru,” ucapnya.

Gubernur Kalbar juga menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pengerjaan telah mencapai 80 persen dan optimistis dapat diselesaikan sesuai target pada akhir Desember 2025. Selain jalan, ia turut menyoroti kondisi sejumlah jembatan di sepanjang jalur tersebut yang dinilai masih membutuhkan perhatian.

“Dari hasil pekerjaan, progresnya sudah mencapai 80 persen. Saya juga melihat kondisi beberapa jembatan masih banyak yang rusak. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa menyasar perbaikan jembatan juga, supaya akses benar-benar optimal dan memudahkan distribusi material ke wilayah ujung,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalbar, Iskandar Zulkarnaen, membenarkan bahwa pengerjaan ruas jalan Simpang Medang–Nanga Mau–Serawai saat ini masih berada di angka 80 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025 sesuai arahan Gubernur.

“Untuk kendala di lapangan saat ini tidak lagi menjadi hambatan. Seperti disampaikan Pak Gubernur, ini merupakan akses penting dari Simpang Medang, Nanga Mau hingga Serawai. Ke depan kita fokuskan agar jalan ini fungsional, apalagi menjelang Nataru, sehingga akan kita selesaikan hingga akhir bulan Desember ini,” pungkas Iskandar.

Dengan rampungnya peningkatan jalan tersebut, Pemprov Kalbar berharap akses transportasi masyarakat semakin lancar, aman, dan nyaman, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman Kabupaten Sintang.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan