SuaraIndo.id – Reses Anggota DPRD Kota Palembang Daerah Pemilihan (Dapil) I Masa Persidangan I Tahun 2025 digelar di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Jumat (5/12/2025).
Pertemuan ini membahas sejumlah persoalan layanan transportasi, mulai dari penerangan jalan, parkir, hingga penataan angkutan umum dan pengawasan lapangan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto, ATD, MM, memaparkan salah satu kendala yang kerap dihadapi pihaknya adalah keterbatasan sarana dan personel di lapangan, terlebih pada kondisi cuaca yang tidak mendukung.
“Pengawasan angkutan umum dan perbaikan sarana seperti lampu jalan dan parkir terus kami lakukan. Namun saat cuaca hujan, petugas harus menghentikan pekerjaan demi keamanan,” jelasnya.
Agus menyampaikan, Dishub saat ini memiliki 9 koordinator lapangan (korlap) dengan sistem dua shift kerja, yakni pukul 08.00–17.00 WIB dan 20.00–05.00 WIB. Setiap tim dilengkapi armada perbaikan, namun soal kendaraan operasional masih menjadi tantangan.
“Kalau kendaraan operasional kami cukup, perbaikan bisa berlangsung siang dan malam. Kendala kami saat ini memang masih pada jumlah kendaraan pendukung,” ujarnya.
Selain itu, Agus juga mengatakan Dishub tengah melengkapi sarana mobil tangga dan sepeda motor agar petugas dapat menjangkau perbaikan di lorong-lorong permukiman.
Dishub mencatat adanya keluhan warga terkait parkir liar dan kenyamanan area sekitar kafe yang sering menimbulkan kemacetan dan kebisingan.
“Kalau ada laporan terkait parkir ataupun kafe yang mengganggu kenyamanan warga, silakan disampaikan. Kita akan tindak lanjut bersama Satpol PP. Jika terbukti mengganggu ketertiban, bisa sampai pada penutupan sementara,” tegasnya.
Saat ini, pengelolaan parkir dibagi dalam empat UPTD: Timur, Barat, Utara, dan Selatan. Agus menyebut pengawasan akan terus ditingkatkan, termasuk di kawasan padat seperti Jalan Merdeka.
Dalam kesempatan itu, Agus juga mengungkapkan bahwa Dishub berencana melakukan kajian untuk kemungkinan kerja sama pengelolaan parkir dengan pihak ketiga guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perparkiran.
“Ini masih dalam tahap kajian. Tujuannya agar pengelolaan lebih profesional dan pendapatan dari parkir meningkat,” ujarnya.
Menutup dialog, Agus mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, terutama di musim hujan.
“Keselamatan berkendara yang utama. Gunakan helm, lengkapi perlengkapan kendaraan, dan pastikan parkir di tempat resmi. Kalau ada potensi gangguan lalu lintas, silakan lapor,” katanya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













