suaraindo.id – Rangkaian Safari Natal Pemerintah Kabupaten Ketapang Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang resmi berakhir pada Jumat (19/12/2025). Penutupan Safari Natal berlangsung di Gereja Paroki Santo Carolus Borromeus Tembelina Sungai Melayu dan Gereja Paroki Santo Yosef Serengkah, Kecamatan Tumbang Titi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Ketapang, Ketua TP PKK Kabupaten Ketapang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), panitia, tokoh masyarakat, serta jemaat dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan bahwa Safari Natal merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Ketapang sebagai wujud kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi menjelang perayaan Hari Raya Natal.
“Tujuan saya hadir di sini selain bersilaturahmi dengan para pastor serta Bapak dan Ibu sekalian, juga untuk menyampaikan secara langsung ucapan selamat menyambut Hari Raya Natal Tahun 2025 dan menyongsong Tahun Baru 2026,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan Natal bersama di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang pada 25 Desember 2025 sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan lintas elemen masyarakat.
Selain bersilaturahmi, kunjungan Safari Natal ini dimanfaatkan Bupati untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur di wilayah setempat, termasuk hasil perbaikan ruas jalan Tumbang Titi–Serengkah. Ia menegaskan bahwa peningkatan jalan tersebut akan terus dilanjutkan secara bertahap dan dikawal oleh pemerintah daerah.
“Saya mohon maaf apabila peningkatan jalan ini belum dapat dilakukan secara maksimal. Kita lakukan secara bertahap karena pada tahun depan anggaran daerah mengalami pengurangan hampir Rp600 miliar. Namun demikian, saya telah menegaskan kepada seluruh jajaran bahwa pembangunan tidak boleh berhenti dan harus tetap berjalan,” tegasnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang terus melakukan berbagai upaya perbaikan infrastruktur, termasuk pembangunan Jembatan Serengkah sisi kiri dan kanan. Selain melalui APBD, usulan pembangunan tersebut juga telah disampaikan kepada pemerintah pusat.
“Hal ini saya sampaikan agar kita semua memahami bahwa perbaikan infrastruktur terus kita perjuangkan bersama, baik di tingkat daerah maupun pusat,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Ketapang.
“Tidak ada satu pun wilayah di Ketapang yang ditinggalkan. Pembangunan jalan, jembatan, sekolah, fasilitas kesehatan, dan sektor lainnya akan terus kita dorong sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.
Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026 sekaligus memohon doa dan dukungan masyarakat dalam mengemban amanah kepemimpinan.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya mengucapkan selamat menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026. Semoga seluruh rangkaian perayaan berjalan dengan khidmat, meriah, dan penuh berkat. Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar amanah ini dapat saya jalankan sebaik-baiknya dalam mewujudkan visi pembangunan berkeadilan menuju Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri,” tuturnya.
Dalam rangkaian Safari Natal tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga menyalurkan bantuan sosial berupa beras sebanyak 1,6 ton, bingkisan kasih kepada pendeta, lansia, anak yatim piatu, serta masyarakat kurang mampu. Selain itu, turut disalurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi bayi dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Sementara itu, pelaksanaan Safari Natal di kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Jelai Hulu di Paroki Santa Maria Assumpta Tanjung dan Kecamatan Air Upas di Paroki Maria Ratu Pecinta Damai, dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Absalon, SE., M.Si.
Safari Natal Pemerintah Kabupaten Ketapang Tahun 2025 diharapkan semakin mempererat tali persaudaraan, memperkuat nilai toleransi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Ketapang.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













