Suaraindo.id – Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya agenda strategis penguatan ketahanan dan kemandirian pangan nasional, Bupati Ketapang bersama Kapolres Ketapang memimpin langsung kegiatan Penanaman Jagung Ketahanan Pangan Kuartal I Tahun 2026 di Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Polri yang dilaksanakan secara berkala setiap kuartal sebagai bentuk dukungan institusional terhadap swasembada pangan nasional. Pemerintah Kabupaten Ketapang kemudian menyelaraskan dan memperkuat implementasinya di tingkat daerah agar sejalan dengan visi pembangunan Ketapang Maju dan Mandiri melalui konsep pembangunan berkeadilan.
Penanaman jagung tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, dunia usaha, dan masyarakat setempat.
Sinergi Pemerintah, TNI-Polri, dan Dunia Usaha
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres dan Wakapolres Ketapang, perwakilan Dandim 1203/Ketapang dan Danlanal Ketapang, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Ketapang, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Ketapang, Camat Manis Mata, jajaran Polsek Manis Mata, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Ratu Elok, serta perwakilan manajemen perusahaan mitra Cargill.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan dunia usaha dalam mendukung agenda strategis ketahanan pangan.
Strategi Besar Menuju Desa Mandiri Pangan
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan bahwa penanaman jagung bukan sekadar kegiatan rutin per kuartal, melainkan bagian dari strategi besar pembangunan daerah.
“Saya mengapresiasi Kepala Desa Ratu Elok beserta jajarannya yang telah melaksanakan program pemerintah tentang ketahanan pangan melalui penanaman jagung. Ini merupakan desa pertama yang memulai penanaman jagung, dan harapan saya kegiatan ini bisa dilaksanakan oleh desa-desa lainnya di Kecamatan Manis Mata,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen dalam memastikan keberhasilan program ketahanan pangan.
“Semoga apa yang telah kita lakukan hari ini bisa bermanfaat, paling tidak menggugah semangat kita untuk mengetahui bahwa ketahanan pangan bukan urusan sepele, melainkan urusan penting yang menyangkut harkat, martabat, dan hajat orang banyak. Semoga penanaman jagung hari ini menghasilkan panen yang melimpah, tentunya dengan perawatan yang maksimal,” tambahnya.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, TNI-Polri, dan dunia usaha, Desa Ratu Elok diarahkan menjadi desa percontohan ketahanan pangan berbasis jagung di wilayah Manis Mata. Momentum ini menjadi bukti komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam menghadirkan pembangunan yang maju, mandiri, dan berkeadilan, dengan desa sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













