Suaraindo.id – Warga Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, digegerkan dengan ditemukannya seorang pria meninggal dunia di dalam rumahnya pada Senin (19/1/2026) sore. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban diketahui berinisial ARF (30), seorang pria yang telah menikah, bekerja sebagai karyawan swasta, dan berdomisili di rumah orang tuanya di Kelurahan Anjungan Melancar.
Kronologis awal kejadian bermula saat ayah kandung korban, ARD, meminta ibu korban untuk mengetuk pintu kamar depan yang ditempati ARF. Namun setelah beberapa kali diketuk, tidak ada respons dari dalam kamar. Karena merasa curiga, ayah korban kemudian membuka pintu kamar dan mendapati korban telah meninggal dunia.
Dalam kondisi panik, pihak keluarga segera meminta bantuan Ketua RT serta warga sekitar, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga sedang mengalami tekanan psikologis yang dipicu permasalahan keluarga. Diketahui, istri korban telah meninggalkan rumah selama kurang lebih lima bulan terakhir, sehingga korban harus menjalani keseharian bersama anaknya.
Petugas medis dari Puskesmas Rawat Jalan Anjungan yang melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat perbuatan orang lain. Selanjutnya, pada pukul 19.30 WIB, Tim Inafis Polres Mempawah tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan lanjutan.
Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kapolsek Anjongan Iptu Andrianto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, korban diduga meninggal dunia akibat tindakan yang dilakukan sendiri.
“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat tekanan psikologis yang dialaminya, yang kemungkinan dipicu oleh permasalahan keluarga,” ujar Iptu Andrianto.
Ia menambahkan, pihak Kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur serta berkoordinasi dengan keluarga korban untuk proses lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental. Masyarakat diimbau untuk saling peduli dan mencari bantuan profesional atau berbicara dengan keluarga dan pihak terkait apabila menghadapi tekanan berat dalam kehidupan.













