Suaraindo.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Sebuah truk Mitsubishi Fuso berwarna kuning dengan nomor polisi KB 8652 DF menabrak tembok Masjid Darussalam Rintau, tepatnya di Dusun Bungkang.
Truk tersebut dikemudikan oleh Selius (35), warga Dusun Pengadang, Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam. Peristiwa diduga terjadi akibat pengemudi kehilangan konsentrasi saat berkendara.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan bermula ketika kendaraan melaju dari arah Malenggang menuju Balai Karangan pada dini hari, dengan kondisi lalu lintas yang relatif sepi. Namun, dari arah berlawanan datang sepeda motor dengan sorotan lampu yang mengarah langsung ke pengemudi truk.
Akibat sorotan lampu tersebut, pengemudi diduga mengalami gangguan penglihatan sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan. Truk kemudian keluar dari badan jalan dan menghantam tembok masjid.
Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, faktor utama kecelakaan diduga karena silau akibat lampu kendaraan dari arah berlawanan.
“Pengemudi diduga mengalami gangguan penglihatan akibat sorot lampu kendaraan dari arah berlawanan, sehingga kehilangan konsentrasi. Selain itu, kondisi di lokasi kejadian juga minim penerangan,” ujarnya.
Mendapat laporan kejadian, petugas piket Regu II Polsek Sekayam segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Petugas juga mengamankan barang bukti guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan lampu kendaraan yang sesuai standar agar tidak mengganggu penglihatan pengendara lain.
“Perhatikan ketinggian dan arah sorot lampu kendaraan. Jangan sampai membahayakan pengguna jalan lain. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya.













