Harga Plastik Naik, Anggota DPRD Palangka Raya Ajak Masyarakat Lebih Kreatif Gunakan Bahan Alami

  • Bagikan
Anggota DPRD kota Palangka Raya, Khemal Nasery

Suaraindo.id – Efek kenaikan harga plastik membuat para pengguna kantong kresek khususnya pedagang dan penjual makanan menjadi resah, Karena imbas dari naiknya harga bahan baku plastik terutama BBM karena krisis perang di Timur Tengah.

Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery memberikan komentar positif.

“Kenaikan harga BBM, memicu kenaikan harga plastik, masyarakat juga dituntut bisa menjadi lebih kreatif, seperti penggunaan daun pandan, daun Nipah,daun pisang, diolah dengan baik sehingga menjadi kemasan ramah lingkungan, karena plastik kan susah terurai, jadi kita ambil hikmahnya,” ucapnya. Rabu (03/06/2026).

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan kenaikan harga plastik tersebut, bisa memunculkan pengerajin -pengerajin khusus kemasan.

“Seperti penjual tahu Sumedang kan menggunakan besek, kemaren juga pa Wali kota mengajak kita untuk mengurangi menggunakan bahan plastik dan menggunakan bahan mudah terurai,” ujarnya.

Dirinya mengakui bahwa sumber daya alam kita melimpah yang terbuat dari bahan-bahan alami, beda dengan Kota besar seperti Jakarta yang sumber daya alamnya kurang.

“Sumberdaya alam kita cukup melimpah, terlebih untuk membuat kreatifitas kemasan atau bungkus makanan, bahan alami bila diolah dengan sedemikian rupa melalui kreativitas, dapat menjadi wadah atau kemasan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis,” tandasnya.

  • Bagikan