Suaraindo.id – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas jalan Desa Nanga Suri, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Sebuah mobil boks pengangkut barang milik Wings bertabrakan dengan sepeda motor Honda Revo yang mengakibatkan dua pengendara motor meninggal dunia akibat luka berat.Lokasi Kecelakaan lalulintas di Nanga Mahap yang melibatkan mobil box dan motor.
Korban diketahui berinisial SP (40) dan PD (39), warga Kabupaten Kapuas Hulu. Keduanya mengalami cedera fatal setelah sepeda motor yang mereka kendarai ditabrak mobil boks yang diduga kehilangan kendali akibat sopir mengantuk saat berkendara.
Kapolsek Nanga Mahap IPDA Andre melalui Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, mobil boks dikemudikan oleh NM (23), warga Kapuas Hulu, yang saat itu sedang menjalankan distribusi barang ke sejumlah toko di wilayah Kecamatan Nanga Mahap bersama rekannya, RN (43).
“Dari keterangan yang diperoleh petugas, terdapat indikasi sopir sempat mengantuk saat mengemudikan mobil,” ujar Iwan, Kamis (16/7/2026).
Menurut pengakuan pengemudi kepada petugas, dirinya sempat tertidur sesaat ketika mengemudikan kendaraan. Saat terbangun, ia melihat sepeda motor berada sangat dekat di depan sisi kanan mobil sehingga tidak memiliki cukup ruang maupun waktu untuk menghindari tabrakan.
Benturan keras pun tak terelakkan. Mobil boks menghantam sepeda motor Honda Revo hingga menyebabkan kedua korban beserta kendaraan mereka terseret beberapa meter dari titik tabrakan.
Selain diduga dipengaruhi faktor kelelahan, pengemudi juga mengaku baru pertama kali melintasi jalur di Kecamatan Nanga Mahap sehingga belum memahami kondisi medan jalan yang dilaluinya.
“Yang bersangkutan mengaku belum mengenal medan jalan karena baru pertama kali melintas di wilayah tersebut,” kata Iwan.
Usai kejadian, pengemudi bersama rekannya langsung mendatangi Polsek Nanga Mahap untuk melaporkan kecelakaan tersebut. Keduanya juga memilih mengamankan diri di kantor polisi guna menghindari kemungkinan tindakan spontan dari warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Nanga Mahap bersama tenaga medis dari Puskesmas Nanga Mahap segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Kedua korban kemudian dibawa ke Puskesmas Nanga Mahap. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, keduanya dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang diderita.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban PD mengalami patah tulang pada bagian wajah serta cedera berat di kepala. Sementara korban SP mengalami patah tulang paha, patah tulang pada bagian dada kiri atas, serta cedera berat di kepala.
“Korban PD mengalami patah tulang wajah dan cedera berat pada kepala. Sementara SP mengalami patah tulang paha, patah dada bagian kiri atas, serta cedera berat pada kepala,” jelas Iwan.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Sekadau untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami seluruh faktor penyebab kecelakaan, termasuk dugaan kelalaian akibat pengemudi mengantuk saat mengoperasikan kendaraan.
Peristiwa tragis ini kembali menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan berkendara, khususnya bagi pengemudi kendaraan angkutan barang yang menempuh perjalanan jarak jauh. Kepolisian mengimbau seluruh pengendara untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit sebelum melakukan perjalanan serta segera beristirahat apabila mulai merasakan kelelahan atau kantuk.
“Kelelahan dan mengantuk merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas yang sering berujung fatal. Karena itu, keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap pengguna jalan,” tegas Iwan.
Kecelakaan yang merenggut dua nyawa tersebut menambah daftar panjang insiden lalu lintas akibat faktor kelelahan pengemudi. Polisi berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.[SK]